Dewan Bisnis AS - ASEAN dan Luhut Bahas Investasi

Dewan Bisnis Amerika Serikat-ASEAN (USABC) dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan membahas sejumlah peluang investasi di sektor maritim.
Martin Sihombing | 14 Maret 2018 13:31 WIB
Presiden & CEO Dewan Bisnis AS-ASEAN Alexander C. Feldman dan Presiden Joko Widodo - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -  Dewan Bisnis Amerika Serikat-ASEAN (USABC) dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan membahas sejumlah peluang investasi di sektor maritim.

Presiden & CEO Dewan Bisnis AS-ASEAN Alexander C. Feldman mengatakan sejumlah peluang investasi yang dibahas mencakup sektor energi, pariwisata hingga industri garam dan upaya mengatasi sampah plastik laut.

"Pak Menko mengatakan kepada kami soal peluang (investasi) dan meminta kami mempertimbangkan apakah ada peluang untuk investasi. Saya rasa ada sejumlah sektor terutama di pariwisata dan industri sekitarnya yang masuk akal (untuk berinvestasi)," katanya di Kemenko Maritim Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Feldman mengungkapkan selain peluang di sektor pariwisata, organisasi itu juga melihat peluang perusahaan Amerika Serikat dapat bekerjasama dengan pemerintah untuk mengedukasi masyarakat soal sampah plastik.

"Juga tentang tantangan di pariwisata dan memastikan pariwisata bisa hidup di seluruh kepulauan dengan konsep 10 Bali baru," katanya.

Feldman mengatakan pertemuan dengan Luhut merupakan tindaklanjut pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Selasa.

Ia mengaku akan melanjutkan pembicaraan mengenai peluang-peluang kerja sama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), juga beberapa menteri lainnya di Yogyakarta, Kamis.

"Kami akan bertemu dengan Kepala BKPM Thomas Lembong dan beberapa menteri lainnya di Yogyakarta besok (15/3)," katanya.

Feldman lebih lanjut menjelaskan, meski masih ada sejumlah tantangan, peluang untuk berinvestasi tetap tinggi.

Menurut dia, segala hal menjadi lebih baik dan Indonesia merupakan pasar yang menarik bagi investor internasional.

"Itu membuat semuanya lebih mudah bagi investor AS," katanya sambil memastikan AS akan tetap berinvestasi di Indonesia Sebelumnya, Dewan Bisnis Amerika Serikat-ASEAN menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, membahas potensi peningkatan investasi Negeri Paman Sam itu di Indonesia.

"Tujuan kami adalah untuk membantu meningkatkan investasi di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dan bekerja sama mempromosikan Indonesia sebagai tujuan investasi dari AS," kata Ketua/Presiden Dewan Bisnis AS-ASEAN Alexander C Feldman ditemui di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta pada Selasa.

Menurut Feldman, pihaknya terus mengawasi kendala maupun peluang berbisnis antara AS dengan Indonesia.

Salah satu tantangan dalam melakukan kerja sama bisnis saat ini adalah terkait informasi data dan peraturan di masing-masing daerah.

Namun Feldman menyadari peraturan tersebut dibentuk untuk melindungi daya saing pebisnis di Indonesia.

Dewan Bisnis AS-ASEAN akan menyelenggarakan pertemuan selama tiga hari di Indonesia yang mengikutsertakan 41 perusahaan besar asal Paman Sam membahas potensi bisnis di Tanah Air.

Dalam pertemuan yang diselenggarakan pada 13-15 Maret 2018 di Jakarta itu akan diselenggarakan pertemuan bilateral antara pejabat pemerintah dengan pemangku kepentingan dan pebisnis.


Sumber : ANTARA

Tag : peluang investasi
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top