Bancassurance Mendominasi Industri Asuransi Jiwa

Saluran distribusi bancassurance tetap menjadi kontributor utama terhadap pendapatan premi industri asuransi jiwa sepanjang 2017.
Azizah Nur Alfi | 16 Maret 2018 16:28 WIB
Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim (tengah) berbincang dengan Kepala Bidang Best Practice Rianto Djojosugito (kiri) dan Kepala Departemen International Nelly Husnayati sebelum memberikan penjelasan mengenai kinerja industri asuransi jiwa, di Jakarta, Jumat (16/3/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Saluran distribusi bancassurance tetap menjadi kontributor utama terhadap pendapatan premi industri asuransi jiwa sepanjang 2017.

Dalam paparan kinerja industri asuransi jiwa kuartal 4 2017 pada Jumat (16/3/2018), Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatatkan saluran distribusi bancassurance berkontribusi sebesar 45,9% terhadap pendapatan premi, disusul saluran distribusi keagenan yang memberikan kontribusi sebesar 37,1%, dan saluran distribusi alternatif berkontribusi sebesar 17,0%.

BACA JUGA

Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim menyampaikan, total pendapatan premi pada kuartal 4 2017 sebesar Rp195,72 triliun. Jika dibandingkan dengan pendapatan premi 2016 sebesar Rp167,04 triliun, maka angka 2017 tumbuh sebesar 17,2%.

Jumlah investasi pada kuartal keempat 2017 juga mengalami peningkatan sebesar 22,8%, dari Rp395,96 triliun pada 2016 menjadi Rp486,20 triliun pada 2017.

Kenaikan pada sejumlah indikator ini turut mempengaruhi pertumbuhan pada total asset sebesar 24,6%, dari Rp435,53 triliun pada 2016 menjadi Rp542,61 triliun pada 2017.

BACA JUGA

Tag : asuransi jiwa
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top