Biaya Isi Ulang Go-Pay, Bank Mandiri Sebut Permintaan Go-Jek

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mengumumkan melalui laman resminya bahwa mulai 1 Mei 2018 akan diberlakukan biaya tambahan pada transaksi pengisian ulang uang elektronik GoPay.
Nirmala Aninda | 18 Maret 2018 20:25 WIB
Pengemudi Gojek. - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mengumumkan melalui laman resminya bahwa mulai 1 Mei 2018 akan diberlakukan biaya tambahan pada transaksi pengisian ulang uang elektronik GoPay.

Tarif yang dikenakan sebesar Rp1.000 untuk pengisian ulang saldo GoPay tersebut berlaku untuk kustomer Gojek yang bertransaksi melalui Bank Mandiri.

Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Rafas mengatakan kebijakan tersebut berasal dari pihak GoPay bukan dari Bank Mandiri.

"Kami hanya mengenakan fee kepada pihak Go-Pay, bila GoPay mengenakan kembali kepada konsumen merupakan keputusan dari pihak GoPay," ujarnya kepada Bisnis melalui pesan singkat, Minggu (18/3/2018).

GoPay merupakan layanan pembayaran berbasis server beroperasi sendiri di bawah perusahaan PT Dompet Anak Bangsa dan hanya dapat digunakan dalam aplikasi Gojek.

Melalui laman resmi Bank Mandiri, biaya tambahan yang dikenakan kepada konsumer Gojek tersebut diberlakukan oleh GoPay dalam rangka mendukung sistem pembayaran di Indonesia dan peningkatan sistem.

Sebelumnya pada pertengahan September 2017 silam sempat beredar kabar penambahan biaya hingga Rp2.500 per transaksi isi ulang saldo GoPay melalui jaringan Bank Mandiri.

Namun informasi tersebut dibantah oleh pihak Bank Mandiri maupun Gojek.

Tag : Gojek
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top