Realisasi Sukri SR-010 Capai Rp8,44 Triliun, Penjualan BCA Tertinggi

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan mencatat realisasi hasil penjualan Sukuk Ritel (Sukri) SR-010 selama masa penawaran pada 23 Februari 16 Maret 2018, meningkat tipis dibandingkan produk sejenis pada tahun lalu.
Ropesta Sitorus | 20 Maret 2018 10:22 WIB
Ilustrasi Sukuk Negara Ritel. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan mencatat realisasi hasil penjualan Sukuk Ritel (Sukri) SR-010 selama masa penawaran pada 23 Februari – 16 Maret 2018, meningkat tipis dibandingkan produk sejenis pada tahun lalu.

Mengutip data yang ditampilkan di situs resmi DJPPR Kemenkeu, total penawaran oleh agen penjual mencapai Rp8,44 triliun, sedikit di atas realisasi penjualan SR-009 pada tahun sebelumnya sebesar Rp8,11 triliun.

Dari 22 agen penjual yang terdiri dari 20 bank dan 2 sekuritas, yang melakukan penjualan terbesar untuk kategori bank konvensional adalah PT Bank Central Asia Tbk dengan nominal sebesar Rp1,37 triliun.

Executive Vice President Wealth Management BCA Eva Sumampouw menuturkan realisasi penjualan sukuk ritel yang dibukukan perseroan memang jauh di atas target semula sebesar Rp700 miliar.

“Kami berhasil menjual sekitar Rp1,1 triliun dari target awal Rp700 miliar karena nasabah sudah cukup mengenal produk tersebut,” tutur Eva kepada Bisnis, Senin (19/3/2018).

Adapun, untuk kategori perbankan syariah, jumlah penjualan terbanyak dlakukan oleh PT Bank Syariah Mandiri sebesar Rp521,98 miliar.

Sementara itu, dari kategori perusahaan sekuritas, agen dengan penjualan tertinggi yakni PT Trimegah Sekuritas Indonesia sebesar Rp644,54 miliar.

Tag : sukuk
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top