Perhatikan Hal Ini Sebelum Memutuskan Berinvestasi dengan Uang Pesangon Anda

Mengambil langkah investasi pada saat pensiun harus hati-hati, terlebih jika Anda mempertaruhkan uang pesangon Anda. Untuk itu, Anda harus cermat dalam menaruh dana Anda di kantong investasi yang tepat.
Nindya Aldila | 21 Maret 2018 04:29 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Mengambil langkah investasi pada saat pensiun harus hati-hati, terlebih jika Anda mempertaruhkan uang pesangon Anda. Untuk itu, Anda harus cermat dalam menaruh dana Anda di kantong investasi yang tepat.

Seperti dikutip dari The Balance, ketika mengambil keputusan untuk berinvestasi pada saat pensiun, pengetahuan menjadi kunci utama agar Anda tidak terjerumus ke investasi bodong.

Berikut beberapa hal yang mesti Anda perhatikan sebelum memutuskan menginvestasikan uang pesangon Anda:

1. Berekspektasilah secara realistis

Tidak ada yang lebih baik ketimbang diversifikasi portofolio. Untuk itu, Anda harus membuat model alokasi aset yang bisa menjadi ukuran bagi Anda untuk menghitung-hitung berapa dana yang Anda harus masukkan ke saham atau obligasi.

Dari situ, Anda bisa menganalisis return dan risiko yang didapat dari setiap keputusan investasi. Untuk itu, Anda diharapkan untuk tidak berkespektasi terlalu tinggi, yakni dengan tidak menganalisis dalam jangka waktu yang pendek seperti 3 bulanan atau setahun, melainkan Anda perlu melihatnya dari tahun ke tahun.

2. Sadarilah selalu ada opportunity cost

Semua orang menginginkan investasinya aman, menghasilkan pendapatan tetap dan memberikan hasil return yang semakin banyak. Investasi semacam itu tidak ada. Edukasi diri Anda tentang dasar-dasar investasi untuk memahami trade-off yang harus Anda terima saat berinvestasi.

3. Tidak ada makan siang gratis

Anda dapat memasukkan uang pensiun Anda ke kanal investasi dengan risiko rendah, tetapi return yang ditawarkan pasti rendah, atau Anda dapat memilih untuk mengambil tingkat risiko investasi yang lebih tinggi tetapi memberikan hasil yang lebih tinggi.

Untuk itu, jangan lupa diversifikasi portofolio investasi Anda. Taruhlah sebagian untuk menghasilkan pendapatan dan sebagian lainnya untuk mencari keuntungan yang bisa Anda panen dalam 10 -- 15 tahun ke depan.

4. Belajar dan kumpulkan saran dari profesional

Hal terbaik yang bisa Anda lakukan sebelum memutuskan berinvestasi adalah dengan belajar dasar investasi dan mencari nasihat profesional. Anda dapat melakukan ini dengan membaca buku tentang investasi sehingga Anda memahami konsep investasi dasar, atau berlangganan majalah keuangan dan membaca semua artikel selama satu tahun.

5. Hindari kesalahan fatal

Banyak orang seringkali melakukan kesalahan dengan uang pensiun mereka karena keserakahan atau ketidak tahuan. Keserakahan terjadi saat Anda melihat investasi yang menurut Anda akan menghasilkan imbal hasil di atas rata-rata. Ketidaktahuan adalah faktor ketika Anda tidak tahu apa yang mungkin dan tidak.

Bila Anda memahami bagaimana investasi bekerja, Anda pasti tahu bahwa return di atas rata-rata tidak mungkin terjadi dalam waktu yang lama. Jangan sampai Anda terjerumus kepada skema Ponzi alias penipuan. Jika Anda menemui tawaran investasi yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, menjauhlah.

5. Buat Rencana Jangka Panjang

Dengan membuat rencana akan membantu Anda dalam mengambil keputusan cerdas tentang cara berinvestasi. Masa pensiun bukan lagi soal seberapa banyak uang yang bisa Anda kumpulkan, tetapi tentang mendapatkan gaji pensiun secara bulanan yang dapat diandalkan.

Berinvestasi untuk memperoleh pendapatan adalah hal yang berbeda, dan pendekatan Anda perlu diubah. Keputusan pensiun adalah keputusan finansial terbesar dalam hidup Anda, bahkan lebih besar daripada membeli rumah dan jauh lebih besar daripada membeli mobil.

Tag : investasi
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top