Ini Alasan Para Diplomat Wajib Kuasai Diplomasi Ekonomi

Mantan Kepala BKPM dan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi menegaskan para diplomat harus menguasai diplomasi ekonomi. Pasalnya, diplomat merupakan garda terdepan untuk menyasar pasar luar negeri sekaligus menarik investasi ke dalam negeri
Thomas Mola | 22 Maret 2018 12:09 WIB
Muhammad Lutfi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Kepala BKPM dan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi menegaskan para diplomat harus menguasai diplomasi ekonomi. Pasalnya, diplomat merupakan garda terdepan untuk menyasar pasar luar negeri sekaligus menarik investasi ke dalam negeri.

“Diplomat adalah garda depan untuk penetrasi pasar ke negara sahabat dan menarik masuk investasi ke Indonesia, ini adalah inti Diplomasi Ekonomi” ujarnya dalam keterangan resminya.

Lutfi menyampaikan hal itu ketika menjadi pembicara di hadapan di hadapan siswa sekolah Diplomat Madya ke 60. Adapun, diplomasi ekonomi merupakan salah satu fokus topik dalam pendidikan Sesdilu untuk mempertajam kemampuan Diplomat Indonesia di bidang ekonomi.

Dia menuturkan Indonesia saat ini masih butuh dukungan dana US$450 miliar untuk memenuhi target pembangunan infrastruktur khususnya penyediaan energi, transportasi dan pendidikan. Hal ini dapat dipenuhi dengan mengundang investasi dan menggalakan ekspor produk nasional.

“Diplomat harus persistence dan cerdas dalam menentukan pasar untuk mendapatkan hasil maksimal,” tambahnya.

Lutfi menegaskan diplomasi ekonomi adalah kontribusi langsung kebijakan luar negeri Indonesia bagi kesejahteraan bangsa. Hal tersebut juga sangat penting bagi kelangsungan demokrasi nasional.

Staf Ahli Menlu Ridwan Hasan menambahkan untuk bisa melakukan diplomasi ekonomi, sinergi antara kementerian terkait baik dalam data, informasi maupun sumber daya sangat penting.

Diplomasi Ekonomi 2.0 harus didukung dengan teknologi sehingga setiap institusi berada dalam halaman yang sama. Sementara itu, para diplomat juga harus dikalibrasi dengan keahlian dan kemampuan untuk mendukung prioritas ini.

Mulya Amri, Senior Urband Development Spesialist World Bank melanjutkan salah satu kemampuan yang harus dimiliki diplomat adalah membaca trend ekonomi global yang dilukiskan pada statistik dan index competitiveness atau daya saing global.

“Diplomat harus mengetahui apa indikator dari competitiveness index yang akan menentukan persepsi masyarakat global terhadap Indonesia dan mempelajari kelebihan dan kelemahan ekonomi Indonesia,” paparnya.

Tag : ekonomi, diplomat
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top