Resmi Terdaftar di OJK, Mekar.id Segera Berekspansi

Bisnis.com, JAKARTA PT Mekar Investama Sampoerna (Mekar.id), penyelenggara layanan teknologi finanasial berbasis peer-to-peer (P2P) lending, mengumumkan perusahaannya telah resmi terdaftar di OJK. Perusahaan yang berada di bawah asuhan Putera Sampoerna Foundation tersebut bakal semakin gencar memperluas pasar.
Nirmala Aninda | 23 Maret 2018 22:22 WIB
Ilustrasi teknologi finansial - Flickr

Bisnis.com, JAKARTA — PT Mekar Investama Sampoerna (Mekar.id), penyelenggara layanan teknologi finanasial berbasis peer-to-peer (P2P) lending, mengumumkan perusahaannya telah resmi terdaftar di OJK. Perusahaan yang berada di bawah asuhan Putera Sampoerna Foundation tersebut bakal semakin gencar memperluas pasar.

Dalam situs resmi perusahaan, Mekar.id telah mengantongi status terdaftar sebagai perusahaan tekfin yang berada di bawah pengawasan OJK pada tanggal 20 Maret 2018 dengan nomor registrasi S-237/NB.213/2018. Adapun pengajuan dokumen kepada OJK telah dilakukan sejak 9 Januari 2018. 

Chief Operational Officer (COO) Mekar.id Pandu Aditya Kristy mengatakan dengan terdaftarnya perusahaan di OJK, perusahaan bakal lebih agresif dalam mengekspansi bisnisnya.

"Rencana bulan depan kami akan luncurkan fitur yang memungkinkan lender asing bisa melakukan pendanaan. Kami juga akan menambah lending partner untuk memperluas area pendanaan bagi peminjam," ujarnya saat dihubungi Bisnis, Jumat (23/3).

Untuk itu, lanjutnya, teregistrasinya perusahaan di OJK sangat penting sebagai bukti bahwa perusahaan sudah sesuai dengan hukum yang berlaku.  Dengan begitu, menggiring minat pemberi pinjaman asing ketika hendak melakukan pendanaan. 

Lebih lanjut, Pandu menjelaskan, beberapa negara yang bakal potensial untuk bisa menjadi investor di platformnya adalah negara yang tergabung dalam Financial Action Task Force (FATF). Dengan demikian, negara-negara yang berisiko tinggi terhadap keamanannya tidak akan bisa masuk. 

"Kami cukup ketat dalam know your customer (KYC), jadi hanya lender dari negara yang tergabung di FATF karena merek telah terjamin kepatuhan terhadap KYC dan anti money laundering [AML]," tuturnya.

Adapun penetrasi pasar bakal digenjot ke luar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dan sebagian di luar Pulau Jawa, mengingat minimnya tingkat inklusi keuangan.

Mekar.id telah menjalankan layanan pinjaman sejak Februari 2017. Hingga saat ini, perusahaan  telah mencatatkan penyaluran pinjaman senilai Rp34 miliar pada Februari 2018 dengan total 16.500 peminjam. Perusahaan membidik target penyaluran pinjaman mencapai Rp100 miliar kepada 80.000 peminjam.

Tag : peer to peer lending, mekar.id
Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top