KABAR PASAR 28 MARET: Umrah Tak Lagi Murah, Kebijakan Moneter Butuh Gebrakan Baru

Berita seputar aturan baru terhadap bisnis umrah serta harapan kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) di bawah kepemimpinan baru disorot sejumlah media massa hari ini, Rabu (28/3/2018).
Renat Sofie Andriani | 28 Maret 2018 08:39 WIB
Jemaah umrah di Masjidil Haram - Reuters/Amr Abdallah Dalsh

Bisnis.com, JAKARTA – Berita seputar aturan baru terhadap bisnis umrah serta harapan kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) di bawah kepemimpinan baru disorot sejumlah media massa hari ini, Rabu (28/3/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional hari ini:

Umrah Tak Lagi Murah. Bisnis umrah kini semakin diperketat lewat penerbitan beleid baru. Salah satu aspek yang diatur adalah tarif umrah dengan penetapan harga referensi. Kebijakan ini diambil menyusul maraknya agen atau biro umrah berbiaya murah dan tidak masuk akal, yang merugikan calon jemaah. (Bisnis Indonesia)

Barang Digital Bebas Tarif. Sebagai bagian dari rencana pengembangan bisnis daring atau e-commerce di Tanah Air, otoritas fiskal memutuskan tarif bea masuk barang digital sebesar 0%. Kepastian ini disampaikan oleh Direktur Teknis dan Kepabeanan Ditjen Bea dan Cukai Fajar Doni. (Bisnis Indonesia)

Realisasi Capai 13,84%. SKK Migas mencatat realisasi investasi hulu migas sampai akhir Februari 2018  sudah senilai US$1,8 miliar. Adapun, nilai itu masih sekitar 13,84% dari total target investasi hulu SKK Migas yang sekitar US$13 miliar. (Bisnis Indonesia)

Restitusi Bisa Cair 1 Bulan. Proses pencairan restitusi akan dipangkas dari yang biasanya memakan waktu selama satu hingga dua tahun menjadi sekitar satu bulan. Selain bertujuan untuk memberikan kepastian bagi pelaku usaha, upaya ini juga menjadi salah satu bagian dari reformasi perpajakan. (Bisnis Indonesia)

16 Emiten Siap IPO Kuartal II. PT Jaya Trishindo Tbk. melakukan listing di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (27/3), sehingga menjadi emiten baru ketiga yang melantai di bursa tahun ini. Sebanyak 20 perusahaan lain sudah masuk pipeline penawaran umum perdana (IPO) saham, dengan sekitar 80% atau 15-16 perusahaan siap mencatatkan saham di BEI pada kuartal II-2018. (Investor Daily)

Kebijakan Moneter Butuh Gebrakan Baru. Tinggal selangkah lagi Bank Indonesia (BI) memiliki bos baru. Calon tunggal Gubernur BI Perry Warjiyo dijadwalkan akan menjalani fit and proper test di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rabu ini (28/3) sebelum diputus menjabat sebagai gubernur bank sentral. (Kontan)

 

Tag : bank indonesia, umrah
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top