INVESTASI DANA PENSIUN: Sentimen Global Masih Jadi Tantangan

Sentimen global dinilai menjadi tantangan bagi investor untuk meningkatkan alokasi dana di saham, meskipun pada pekan lalu Moodys Investor Service menaikkan peringkat utang Indonesia.
Oktaviano DB Hana | 17 April 2018 06:45 WIB
Dana pensiun - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Sentimen global dinilai menjadi tantangan bagi investor untuk meningkatkan alokasi dana di saham, meskipun pada pekan lalu Moody’s Investor Service menaikkan peringkat utang Indonesia.

Direktur Investasi Dana Pensiun BRI Budi Purwanto mengakui bahwa sejauh ini memang indeks harga saham gabungan (IHSG) masih lebih rendah dibandingkan akhir 2017 sehingga terbilang potensial untuk meningkat lagi. Namun, dia mengatakan saat ini belum menjadi momen yang tepat untuk membeli saham dalam jumlah signifikan meskipun ada sentiment positif.

Budi menilai adanya sejumlah problem global masih sangat berpotensi untuk memengaruhi kinerja pasar modal Indonesia.

“Saya justru masih khawatir IHSG akan turun lagi. Apalagi adanya berita-berita di luar negeri mengenai trade war yang sekarang sudah agak reda dan sekarang ada lagi serangan Amerika Serikat dan sekutunya ke Suriah,” ujarnya kepada Bisnis.com, Senin (16/4/2018).

Oleh karena itu, dia mengatakan bahwa Dapen BRI tiak akan banyak melakukan perubahan pada portofolio investasi dengan meningkatnya rating utang Indonesia oleh Moody’s. Bila pun mesti membeli saham, sambung dia, maka pihaknya mesti melakukannya dengan bertahap.

Selain itu, dia menegaskan saham-saham yang dibeli pun mesti tepat.

Tag : dana pensiun
Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top