Jakarta Islamic Index Menguat Tipis di Jeda Siang, 14 Saham Naik

JII menguat hanya 0,09% atau 0,66 poin ke level 728,69 ke level 728,69 di jeda siang, setelah dibuka dengan penguatan 0,2% atau 1,47 poin ke level 729,50.
Aprianto Cahyo Nugroho | 18 April 2018 12:55 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), menguat pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (18/4/2018).

JII menguat hanya 0,09% atau 0,66 poin ke level 728,69 ke level 728,69 di jeda siang, setelah dibuka dengan penguatan 0,2% atau 1,47 poin ke level 729,50.

Pada perdagangan Selasa (17/4), JII berhasil ditutup menguat 0,28% atau 2,05 poin di level 728,03 meski pada saat bersamaan IHSG ditutup melemah.

Sepanjang perdagangan hingga akhir sesi I hari ini, indeks syariah bergerak di kisaran 728,44-731,85. Sebanyak 14 saham menguat, 9 saham melemah, dan 7 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) yang menguat 0,81% menjadi pendorong utama pergerakan JII siang ini, diikuti saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang menguat 1,99%.

Sejalan dengan JII, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menguat 0,32% atau 19,97 poin ke level 6.305,73 di akhir sesi I, setelah dibuka dengan penguatan 0,27% atau 17,22 poin di level 6.302,98.

Sebanyak 183 saham menguat, 151 saham melemah, dan 241 saham stagnan dari 575 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG menetap di zona hijau dengan dorongan utama dari sektor industri dasar yang menguat 1,28%, disusul sektor konsumer yang naik 0,67%.

Adapun sektor aneka industri dan tambang yang melemah masing-masing 0,93% dan 0,1% menjadi penekan IHSG di sesi I hari ini.

 

Saham-saham indeks syariah yang menguat siang ini:

TLKM

+0,81%

UNTR

+1,99%

TPIA

+1,20%

WSKT

+2,13%

Saham-saham indeks syariah yang melemah siang ini:

ASII

-1,31%

ICBP

-1,19%

SMGR

-1,25%

ADRO

-0,94%

 Sumber: Bloomberg

Tag : indeks syariah
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top