Kredit Pendidikan : Menristek Dikti Berharap Bunga 0%, Perbankan Anggap Mustahil

Kalangan perbankan menganggap mustahil kredit pendidikan digelontorkan pihak bank dengan bunga nol persen.
Nirmala Aninda | 18 April 2018 22:03 WIB
Ilustrasi - debt.org

Bisnis.com, YOGYAKARTA -- Kalangan perbankan menganggap mustahil kredit pendidikan digelontorkan pihak bank dengan bunga nol persen. 

Sebelumnya, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir berharap agar perbankan bisa memberikan bunga pinjaman kredit pendidikan sebesar nol persen.

Dia merujuk pada program Kredit Mahasiswa Indonesia yang dilaksanakan pemerintah pada 1980 yang menerapkan skema pinjaman dengan bunga nol persen.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sulaiman Arif Arianto mengatakan mustahil jika bunga kredit pendidikan diterapkan nihil atau nol persen.

Menurutnya, program kredit pendidikan saat ini berbeda dengan KMI dahulu yang sumber dananya yang berasal murni dari likuiditas negara sementara untuk kredit pendidikan berasal dari dana pihak ketiga bank.

Dana komersil tersebut mempengaruhi beban bunga perseroan misalnya dari dana tabungan dan bunga deposito yang berada di kisaran 4%.

"Kalau 0% itu tidak mungkin, itu hanya mungkin di Jepang karena kalau masyarakat punya duit disimpan di bank malah nasabah yang harus bayar," ujarnya saat ditemui di Yogyakarta, Rabu (18/4/2018).

Dia menjelaskan program KMI dulu justru banyak menyebabkan kerugian negara yang disebabkan oleh kredit macet akibat debitur yang tidak menyelesaikan angsuran.

"[Bunga] 6% ini sudah kami usahakan yang terbaik. Karena uang yang disimpan misalnya deposito ada bunga 4%, itu kan menjadi cost bank. Kami hanya mengambil nilai komersil 2%," katanya.

Dia menambahkan berdasarkan pengalamannya sebagai bankir, semua program finansial dengan pendekatan yang bersifat komersil tidak pernah mempersulit nasabah.

"Yang penting adalah aksesibilitas [finansial], bukan interest rate [yang ditawarkan bank]," kata Sulaiman.

Bank Mandiri yang baru saja meluncurkan program Kredit Pendidikan memberikan fasilitas pembiayaan kepada mahasiswa di jenjang S1, S2, S3 dengan bunga pinjaman 6% per tahun.

Sebagai pilot project, Bank Mandiri bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada terkait pelaksanaan program dan seleksi calon debitur.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kredit, pendidikan

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top