Pegadaian Jalin Kerjasama dengan Dirjen Dukcapil

PT Pegadaian (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Republik. Kerja sama ditempuh untuk mempermudah proses verifikasi identitas pemanfaatan data informasi KTP elektronik (e-KTP) dan menjadi bagian dari pengendalian risiko.
Reni Lestari | 19 April 2018 11:43 WIB
Petugas Pegadaian melayani warga yang menggadaikan barangnya di Kantor Pegadaian Merdeka Palembang, Sumsel. Antara
Bisnis.com, JAKARTA - PT Pegadaian (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Republik. Kerja sama ditempuh untuk mempermudah proses verifikasi identitas pemanfaatan data informasi KTP elektronik (e-KTP) dan menjadi bagian dari pengendalian risiko. 
 
Direktur Umum Pegadaian Sunarso mengatakan, bagi lembaga keuangan seperti Pegadaian, kerja sama ini mempermudah proses verifikasi identitas, dan pembukaan produk layanan sehingga masyarakat juga dapat menikmati proses layanan keuangan yang lebih cepat.
 
“Dalam proses analisa nasabah Pegadaian, pemanfaatan data informasi KTP elektronik akan menjadi bagian dari pengendalian risiko yang semakin prudent karena identitas data penduduk Indonesia dapat diverifikasi dengan cepat dan akurat melalui sistem KTP elektronik,” kata Sunarso dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis.com, Kamis (19/4/2018). 
 
Dia menambahkan, Pegadaian tahun ini menargetkan sebanyak 11,5 juta nasabah atau ada kenaikan sebanyak 2 juta nasabah yang didukung melalui proses digitalisasi. Dengan kerja sama pemanfaatan verifikasi identitas data informasi KTP elektronik ini, lanjutnya, akan mempercepat layanan digital berbagai produk yang ada di Pegadaian.
 
Ia pun berharap kerjasama ini bisa mendukung upaya Pegadaian dalam memperluas jangkauan ke masyarakat untuk pendanaan yang mudah dan cepat. 
 
Sementara itu Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arief Fakrullah menyatakan, pemanfaatan data e-KTP kelak akan bermanfaat bagi pemerintah untuk mendata kegiatan ekonomi di wilayah operasi Pegadaian. 
 
“Misalnya di daerah tertentu cabang Pegadaian mendapatkan banyak nasabah baru berdasarkan data Dukcapil, maka kami bisa mendata di daerah tersebut sedang terjadi booming ekonomi atau sedang terjadi kondisi lainnya,” jelas Zudan.
 
Acara penandatangan kerjasama digelar hari ini di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, dan dihadiri oleh jajaran Direksi Pegadaian.
Tag : pegadaian
Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top