KABAR GLOBAL 19 APRIL: Antara Inovasi dan Risiko, Penjualan Otomotif Eropa Melemah

Berita seputar pro kontra perkembangan mata uang virtual (cryptocurrency) serta kondisi bisnis otomotif di Eropa mewarnai media nasional pada hari ini, Kamis (19/4/2018).
Renat Sofie Andriani | 19 April 2018 08:59 WIB
Para delegasi menghadiri pertemuan Dewan Keamanan PBB yang membahas kondisi di Suriah di Markas PBB, New York, 22 Februari 2018. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Berita seputar pro kontra perkembangan mata uang virtual (cryptocurrency) serta kondisi bisnis otomotif di Eropa mewarnai media nasional pada hari ini, Kamis (19/4/2018).

Berikut rangkuman berita utama di sejumlah media nasional:

Antara Inovasi dan Risiko. Memahami dunia mata uang virtual (cryptocurrency) cukup rumit. Apalagi dengan pro dan kontra yang menyertainya. Banyak pro dan kontra yang menyertai perkembangan teknologi keuangan ini, mulai dari yang menganggapnya sebagai inovasi pintar hingga menudingnya terlalu membawa risiko besar. (Bisnis Indonesia)

Pentagon Suntik US$200 Juta untuk Sistem Rudal AS. Sistem senjata Lockheed Martin milik Amerika Serikat yang membuat Korea Utara takut baru saja mendapat suntikan dana dari Departemen Pertahanan senilai US$200 juta. (Bisnis.com)

Tim Investigasi PBB Ditembaki di Suriah. Satu tim keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ditembaki ketika melakukan pengintaian untuk menyiapkan tim penyelidik mengunjungi tempat yang diduga lokasi serangan menggunakan bahan kimia di Suriah. (Bisnis.com)

Trump Undang Abe, Surplus Jepang-AS Turun. Data pemerintah yang dirilis pada Rabu (18/4) memperlihatkan penurunan surplus perdagangan Jepang dengan Amerika Serikat (AS) pada Maret 2018. (Investor Daily)

BoE Diperkirakan Menaikkan Bunga. Era suku bunga rendah berakhir tahun ini. Negara global mulai mengerek suku bunga acuan mengekor The Federal Reserve (The Fed). Yang teranyar, Bank of England (BoE) diprediksi akan menaikkan suku bunga acuan menjadi 0,75% pada Mei mendatang. (Kontan)

Penjualan Otomotif Eropa Melemah. Bisnis otomotif di Eropa tertekan. Kekhawatiran konsumen Inggris atas masa depan pasca Brexit terus mengikis permintaan mobil di Inggris yang merupakan pasar otomotif terbesar kedua kawasan Eropa. (Kontan)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
otomotif, cryptocurrency

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top