Reli Empat Hari Berakhir, Jakarta Islamic Index Ditutup Melemah 0,49%

Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), ditutup melemah pada perdagagan hari ini, Jumat (20/4/2018), mengakhiri reli penguatan empat hari berturut-turut.
Aprianto Cahyo Nugroho | 20 April 2018 18:33 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), ditutup melemah pada perdagagan hari ini, Jumat (20/4/2018), mengakhiri reli penguatan empat hari berturut-turut.

JII ditutup melemah 0,49% atau 3,61 poin ke level 733,48, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,15% atau 1,1 poin di posisi 735,98. Adapun pada perdagangan Kamis (19/4), JII ditutup menguat 1,04% atau 7,6 poin di level 737,08.

Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di kisaran 729,95-736,52. Dari 30 saham syariah yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 14 saham syariah menguat, 14 saham melemah, sedangkan 2 saham lainnya stagnan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang melemah 1,87% menjadi penekan utama terhadap pelemahan JII pada akhir perdagangan hari ini, diikuti saham ASII (-1,62%) dan TLKM (-1,06%).

Sejalan dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,29% atau 18,21 poin ke level 6.337,69, setelah dibuka hanya menguat 0,09 poin ke level 6.355,99.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.314,2 – 6.360,99. Dari 575 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 159 saham menguat, 188 saham melemah, dan 228 saham stagnan.

Berdasarkan data Bloomberg, enam dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di, zona merah, dipimpin sektor aneka industri yang turun 1,36% dan disusul sektor konsumer yang melemah 1,27%.

Adapun tiga lainya menguat dan menahan pelemahan IHSG lebih lanjut, dipimpin oleh sektor perdagangan yang menguat 0,61%.

 

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII hari ini:

Kode

(%)

UNVR

-1,87

ASII

-1,62

TLKM

-1,06

TPIA

-2,34

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII hari ini:

Kode

(%)

PGAS

+5,94

UNTR

+1,73

KLBF

+2,24

ADRO

+2,29

 

 

 

Sumber: Bloomberg

Tag : indeks syariah
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top