Generali Luncurkan Manfaat Asuransi Kesehatan Hingga 90 Tahun

Generali Indonesia meluncurkan manfaat asuransi tambahan bertajuk Medical Plan, yang menanggung biaya kesehatan nasabah hingga usia 90 tahun. Selain itu, perlindungan kesehatan yang diberikan mencakup seluruh dunia, kecuali Amerika Serikat.
Reni Lestari | 23 April 2018 14:57 WIB
Bisnis.com, JAKARTA - Generali Indonesia meluncurkan manfaat asuransi tambahan bertajuk Medical Plan, yang menanggung biaya kesehatan nasabah hingga usia 90 tahun. Selain itu, perlindungan kesehatan yang diberikan mencakup seluruh dunia, kecuali Amerika Serikat. 
 
"Manfaat ini menawarkan pembayaran biaya klaim sesuai tagihan rumah sakit mulai dar kelas kamar pearawatan Rp300 ribu per hari," kata CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman, Senin (23/4/2018). 
 
Edy mengklaim manfaat asuransi Medical Plan ini merupakan satu-satunya di Indonesia yang menawarkan perlindungan hingga 90 tahun. 
 
Dia melanjutkan, manfaat ini melengkapi perlindungan kesehatan yang ditawarkan Generali selama ini, termasuk Global Medical Plan, yang memungkinkan nasabah untuk mendapatkan rekomendasi rumah sakit da dokter terbaik di seluruh dunia dengan nilai pertanggungan hingga Rp35 miliar per tahun. 
 
"Jangkauan perlindungan [Global Medical Plan] meliputi seluruh dunia termasuk Ameria Serikat dan Jepang dengan sistem cash-less," ujarnya.   
 
Produk tersebut, lanjut Edy, memberikan kebebasan bagi nasabah untuk menentukan target dana yang ingin dicapai secara pasti dan menawarkan bonus hidup sehat sebesar uang pertanggungan di suai 85 tahun. Nasabah akan menerima total uang pertanggungan sebesar dua kali lipat dibandingkan dengan produk unit link biasa. 
 
"Kami yakin, perlindungan kesehatan yang komprehensif, nilai manfaat yang tinggi dan cakupan lokasi pelindungan di seluruh dunia-lah yang akan membedakan Generali di pasar," kata Edy. 
 
Sementara itu, tahun lalu Generali Indonesia berhasil mencatatkan laba pertamanya sebesar Rp61,3 miliar, setelah selama 8 tahun beroperasi. Hal itu diikuti pula oleh pertumbuhan pendapatan premi sebesar 21% menjadi Rp3,2 triliun. Sedangkan dana kelolaan juga tumbuh 31% menjadi Rp4,4 triliun. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asuransi jiwa

Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top