Sistem Audit AS dan Australia Jadi Rujukan BPK Tingkatkan Kualitas Audit

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berupaya memperbaiki kualitas pemeriksaan kinerja dengan mencontoh negara lain seperti Amerika dan Australia.
Edi Suwiknyo | 24 April 2018 01:10 WIB
Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berupaya memperbaiki kualitas pemeriksaan kinerja dengan mencontoh negara lain seperti Amerika dan Australia. 

Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara mengatakan langkah perbaikan perlu dilakukan, karena saat ini banyak LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) Kinerja yang tidak jelas, tidak komprehensif, dan tidak tuntas. Hal ini dikarenakan pemeriksaan kinerja tersebut dilakukan hanya dengan waktu yang paling lama tiga bulan. 

Padahal di BPK negara lain seperti di Amerika dan Australia pemeriksaan kinerja dilakukan selama 6 bulan, bahkan bisa sampai 1 tahun.

“Saya ingin pemeriksaan kinerja yang dilakukan di BPK bisa mencontoh dengan negara negara tersebut,” ujar Moermahadi dikutip dalam laman resmi BPK, Senin (23/4/2018).

Sebagai sebuah lembaga auditor negara, lanjut dia, BPK tak bisa hanya mementingkan kuantitas atau banyaknya audit kinerja agar dapat mencapai target IKU (Indeks Kinerja Utama), tetapi setiap unit auditor perlu juga menjaga  kualitas dan kedalamannya.

Menurutnya LHP Kinerja yang komprehensif dan mendalam dapat menghasilkan temuan dan rekomendasi yang tepat sasaran.

 “Saya berharap lebih baik kuantitas pemeriksaannya sedikit tetapi lebih mendalam dan komprehensif dibandingkan banyak tetapi hanya menyentuh kulitnya saja,” jelasnya.

Tag : bpk
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top