RUPST 2017: Laba Bersih Astra International Rp18,9 Triliun, Begini Rincian Penggunaannya

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT.Astra International Tbk (ASII) yang digelar di Menara Astra, Sudirman pada hari ini, Rabu (25/4/2018), memutuskan beberapa keputusan strategis, salah satunya menyetujui penggunaan laba bersih konsolidasian untuk tahun buku 2017 sebesar Rp18.881.224.021.014 (Rp18,9 Triliun).
Yusran Yunus | 25 April 2018 19:07 WIB
Presiden Direktur PT Astra International Tbk (ASII) Prijono Sugiarto memberikan penjelasan saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Jakarta, Rabu (25/4/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT.Astra International Tbk (ASII) yang digelar di Menara Astra, Sudirman pada hari ini, Rabu (25/4/2018), memutuskan beberapa keputusan strategis, salah satunya menyetujui penggunaan laba bersih konsolidasian untuk tahun buku 2017 sebesar Rp18.881.224.021.014 (Rp18,9 Triliun).

Adapun rincian penggunaan laba bersih tersebut yakni:

  • Sebesar RpRp7.489.457.330.900, (Rp7,49 Triliun) atau Rp185 setiap saham dibagikan sebagai dividen tunai, termasuk di dalamnya dividen interim sebesar Rp55 setiap saham atau seluruhnya berjumlah RpRp2.226.595.422.700 (Rp2,23 Triliun) yang telah dibayarkan pada 27 Oktober 2017.
  • Sisanya sebesar Rp130 setiap saham atau seluruhnya berjumlah Rp5.262.861.908.200 (Rp5,26 Triliun) akan dibayarkan pada 25 Mei 2018 kepada pemegang saham perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada 8 Mei 2018 pukul 16:00 WIB.                                                                                                                   RUPST 2017 memberikan wewenang kepada direksi perseroan untuk melaksanakan pembagian dividen tersebut dan untuk melakukan semua tindakan yang diperlukan.

Pembayaran dividen akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan pajak, Bursa Efek Indonesia dan ketentuan pasar modal lainnya yang berlaku.

  • Sisanya sebesar Rp11.391.766.690.114,- dibukukan sebagai laba ditahan perseroan.

Keputusan penting lainnya adalah menerima pengunduran diri dua Komisaris Independen dan satu Direktur.

Ke-2 komisaris independen tersebut yakni Yasutoshi Sugimoto dan Sidharta Utama, sedangkan satu direktur yaitu Widya Wiryawan.

Pada saat bersamaan, RUPS menyetujui pengangkatan para penggantinya yaitu Muhammad Chatib Basri dan Takayuki Yoshitsugu masing-masing sebagai Komisaris Independen dan Gita Tiffani Boer sebagai Direktur.

Selain itu, RUPST menunjuk Djony Bunarto Tjondro sebagai Direktur Independen.

Tag : pt astra international tbk
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top