Dampak Ekonomi Asian Games & WB-IMF Meeting 2018 Rp52 Triliun

Bappenas/Kementerian PPN menyelesaikan studi tahap awal dampak ekonomi dari perhelatan Asian Games 2018 dan World Bank-IMF Annual Meeting 2018.
Hadijah Alaydrus | 26 April 2018 22:24 WIB
Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta, venue utama Asian Games 2018. - Antara/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)/Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) menyelesaikan studi tahap awal dampak ekonomi dari perhelatan Asian Games 2018 dan World Bank-IMF Annual Meeting 2018.

Dari kajian tahap awal ini, Bappenas mengasumsikan dampak dari dua perhelatan akbar ini mencapai Rp52 triliun. Perinciannya, Asian Games 2018 sebesar Rp45,1 triliun dan World Bank-IMF Annual Meeting 2018 Rp6,9 triliun.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P.S. Brodjonegoro mengatakan dampak langsung dari pengeluaran peserta dan pengunjung Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang mencapai Rp3,6 triliun di mana 88,27% berasal dari penonton/wisatawan.

Pengeluaran akomodasi mulai dari transportasi, makanan dan minuman, hingga pengeluaran belanja mencapai Rp3,4 triliun.

Sementara itu, persiapan Asian Games menghabiskan sekitar pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana pendukung Rp34 triliun dengan biaya operasional Rp7,2 triliun.

Total biaya sebesar Rp45 triliun dipakai untuk perbaikan Gelora Bung Karno dan Stadion Jakabaring serta pembangunan Wisma Atlet dan light rapid transit (LRT).

Dengan demikian totalnya dampak langsung dan dampak pembangunannya mencapai Rp45,1 triliun.

"Indonesia juga akan mendapat manfaat nonekonomi di antaranya meningkatkan kohesi sosial dan mendorong perubahan budaya, perilaku, dan karakter masyarakat, meningkatkan kualitas tenaga kerja untuk event internasional melalui partisipasi sukarelawan," kata Bambang.

Selain itu, Bappenas meyakini acara ini akan meningkatkan profil Indonesia di mata dunia dan mengajak masyarakat aktif dalam kegiatan olahraga serta membangun jiwa sportivitas.

Untuk World Bank-IMF Annual Meeting 2018 di Bali pada Oktober 2018, dampak langsung dari pengeluaran delegasi dan serta tamu lainnya dari 189 negara mencapai Rp943,5 triliun di mana 95,2% pengeluaran berasal dari wisatawan mancanegara. Adapun, akomodasi dari peserta dan tamu yang hadir mencapai Rp943,7 triliun.

Dampak pembangunan infrastruktur World Bank-IMF Annual Meeting 2018 tercatat sebesar Rp6 triliun. Dana ini dipakai untuk pembangunan underpass Ngurah Rai, Pelabuhan Benoa, Patung Garuda Wisnu Kencana dan tempat pembuangan akhir sampah Suwung sebanyak Rp4,9 triliun dan biaya operasional acara Rp1,1 triliun. Dari perincian di atas, total dampak ekonominya mencapai Rp6,9 triliun.

"Estimasi dampak langsung ekonomi penyelenggaraan Asian Games 2018 dan IMF-World Bank Annual Meeting 2018 yang disampaikan ini masih merupakan hasil kajian tahap awal, dan diharapkan pada kajian tahap berikutnya dampak ekonomi bagi Indonesia sebagai tuan rumah akan lebih besar lagi dari hasil perhitungan data riil hasil survey," papar Bambang.

Bambang mengungkapkan ini merupakan kajian awal. Nantinya, Bappenas melakukan kajian terperinci lanjutan di mana hasilnya akan dirilis sebulan sebelum acara berlangsung. Kajian lanjutan tersebut juga akan memerinci dampak setelah kedua perhelatan akbar tersebut usai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Asian Games 2018, annual meeting IMF-World Bank

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top