IMF Pantau Situasi di Indonesia Terkait IMF-World Bank Annual Meeting di Bali

IMF menyatakan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Indonesia terkait penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meeting yang akan digelar di Bali pada Oktober 2018, setelah terjadinya sejumlah aksi pengeboman di Jawa Timur.
Annisa Margrit | 18 Mei 2018 07:37 WIB
International Monetary Fund (IMF) - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- IMF menyatakan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Indonesia terkait penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meeting yang akan digelar di Bali pada Oktober 2018, setelah terjadinya sejumlah aksi pengeboman di Jawa Timur.

Dalam sebuah konferensi pers, Kamis (17/5/2018), juru bicara IMF Gerry Rice menyampaikan ucapan duka cita dan simpati kepada para korban aksi terorisme di Indonesia.

"Kami terus memantau perkembangan situasi dan terus bekerja bersama dengan mitra Indonesia kami untuk memastikan keamanan para peserta yang menghadiri pertemuan tahunan 2018 di Bali pada Oktober," ujarnya.

Pernyataan Rice ini turut ditayangkan di akun Twitternya, @IMFSpokesperson. Dia melanjutkan pihaknya menantikan digelarnya acara yang sukses dan menilai otoritas Indonesia telah melakukan upaya yang luar biasa untuk memastikan acara tersebut berlangsung dengan aman.

IMF menegaskan koordinasi dengan panitia Indonesia berjalan dengan baik dan meyakini pertemuan tahunan itu akan digelar dengan sukses.

Aksi pengeboman yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo pada 13-14 Mei 2018, serta penyerangan ke Mapolda Riau pada 15 Mei 2018 menuai pertanyaan dari banyak pihak mengenai kelangsungan berbagai acara internasional yang bakal digelar di Indonesia tahun ini.

Selain IMF-World Bank Annual Meeting di Bali pada Oktober 2018, Indonesia juga menjadi tuan rumah Asian Games 2018 yang diselenggarakan pada Agustus-September 2018.

Tag : annual meeting IMF-World Bank
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top