KABAR PASAR 18 MEI: Bunga Acuan Bisa Naik Lagi, RI Perlu Lebih dari Libur Pajak

Berita seputar kenaikan suku bunga acuan BI 7DRRR serta rencana pemberian insentif oleh pemerintah menjadi sorotan media massa hari ini, Jumat (18/5/2018).
Renat Sofie Andriani | 18 Mei 2018 08:04 WIB
Loading the player ...

Bisnis.com, JAKARTA – Berita seputar kenaikan suku bunga acuan BI 7DRRR serta rencana pemberian insentif oleh pemerintah menjadi sorotan media massa hari ini, Jumat (18/5/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional hari ini:

Bunga Acuan Bisa Naik Lagi. Keputusan Dewan Gubernur Bank Indonesia menaikkan tingkat suku bunga acuan 7-day repo rate sebesar 25 bps menjadi 4,50% memberikan kenyamanan jangka pendek bagi pelaku pasar dan memengaruhi suku bunga kredit perbankan pada akhir tahun atau awal 2019. Namun, kenaikan pertama tingkat suku bunga acuan sejak September 2017 ini kemungkinan berlanjut, seiring dengan pengaruh tekanan domestik dan global. (Bisnis Indonesia)

RI Perlu Lebih dari Libur Pajak. Rencana pemerintah memberikan insentif fiskal berupa fasilitas libur pajak atau tax holiday untuk perusahaan yang berinvestasi Rp100 miliar hingga Rp500 miliar harus diikuti dengan insentif lainnya. (Bisnis Indonesia)

GE Power Garap Pasar Suku Cadang. General Electric Power, perusahaan teknologi pembangkit listrik di bawah GE, semakin serius menggarap pasar manufaktur tambahan untuk pembangkit listrik, baik jasa reparasi suku cadang maupun produk baru. (Bisnis Indonesia)

BI Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Basis Poin. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung 16-17 Mei memutuskan kenaikan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (7DRRR) sebesar 25 basis poin menjadi 4,5%, yang berlaku efektif sejak 18 Mei 2018. (Investor Daily)

Obat Penenang Sejenak bagi Pasar. Sesuai harapan pasar, Bank Indonesia (BI) kemarin menaikkan suku bunga acuan. Bank sentral mengerek BI 7 day reverse repo rate (7-DRR) sebesar 25 basis poin menjadi 4,5%. BI mengakui ketidakpastian pasar keuangan dunia masih berlanjut. (Kontan)

 

Tag : Suku Bunga, tax holiday
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top