Safari Ramadan ke 17 Pesantren di Jawa Timur, Pegadaian Serahkan Dana Rp1,7 miliar

PT Pegadaian (Persero) melakukan safari Ramadan dengan mengunjungi 17 Pondok Pesantren di Jawa Timur dan menyerahkan Dana Kesejahteraan Umat (DKU) yang merupakan bagian program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan senilai Rp1,7 miliar dalam upaya pemberdayaan umat.
Reni Lestari | 23 Mei 2018 12:57 WIB
Direktur Utama Pegadaian Sunarso melakukan Safari Ramadhan dan diterima oleh KH Abdul Hakim Mahfud, salah satu pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur pada 23 Mei 2018.

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pegadaian (Persero) melakukan safari Ramadan dengan mengunjungi 17 Pondok Pesantren di Jawa Timur dan menyerahkan Dana Kesejahteraan Umat (DKU) yang merupakan bagian program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan senilai Rp1,7 miliar dalam upaya pemberdayaan umat.

"Dana Kesejahteraan Umat ini merupakan bagian dari pembinaan dan pemberdayaan ekonomi umat khususnya di Pondok Pesantren yang Pegadaian lakukan. Program ini diharapkan dapat membantu berbagai kegiatan di Pondok Pesantren sebagai wadah membangun santri-santri yang berkualitas," ungkap Direktur Utama Pegadaian Sunarso dalam keterangan tertulis,  Rabu (23/5/2018).

Dia menegaskan, safari Ramadan dan penyerahan DKU ini merupakan komitmen Pegadaian sebagai wujud kepedulian kepada lembaga-lembaga pendidikan yang konsen dalam pembinaan umat islam.

"Kami berharap program Safari Ramadhan ini juga dalam upaya mendekatkan diri dan literasi, serta inklusi keuangan syariah utamanya produk-produk Pegadaian Syariah dengan santri-santri di Pondok Pesantren, sehingga program ini dapat memperluas basis nasabah kami hingga kalangan milenial," katanya.

Sunarso pun menambahkan safari Ramadan ini juga merupakan bagian kegiatan literasi keuangan syariah yang bertujuan meningkatkan kemampuan dan kemauan masyarakat dalam memanfaatkan produk-produk Pegadaian Syariah sebagai solusi kebutuhan keuangan.

Sementara itu, kinerja gadai syariah Pegadaian pada tahun 2017 naik 6,05% dibandingkan dengan 2016.

"Diharapkan gadai syariah akan bertumbuh pada  tahun dan kami akan memperbanyak otlet-otlet berbasis syariah yang dikelola oleh SDM yang sangat kompeten dalam memproses bisnis keuangan secara syariah," tutupnya. 

Tag : pegadaian
Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top