Bahas Bank Muamalat, IDB Minta Audiensi dengan Menteri BUMN

Islamic Development Bank akan melakukan audiensi dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara sebagai bagian penjajakan kerja sama antara Bank pelat merah dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.
M. Nurhadi Pratomo | 23 Mei 2018 11:17 WIB
Islamic Development Bank Group - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA—Islamic Development Bank akan melakukan audiensi dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara sebagai bagian penjajakan kerja sama antara Bank pelat merah dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gatot Trihargo menjelaskan bahwa Islamic Development Bank (IDB) telah mengirimkan surat kepada Menteri BUMN Rini M. Soemarno dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Adapun, surat tersebut disampaikan pada pekan lalu.

Gatot menyebut IDB meminta audiensi untuk membahas sejumlah opsi kerja sama lebih jauh antara Pemerintah dan IDB dalam jangka panjang. Akan tetapi, pihanya belum memberkan skema atau opsi apa yang akan ditawarkan oleh pemegang saham Bank Muamalat Indonesia tersebut.

“Jadi IDB surati Menteri BUMN dan Menteri Keuangan untuk menjajaki bank mana yang diajak bekerja sama mutual benefit. Jadi, untuk mutual benefit bukan rescue,” ujarnya kepada Bisnis.com, Selasa (22/5/2018).

Dia mengatakan pihaknya menginginkan kerja sama bersifat win-win antara kedua belah pihak. Artinya, kerja sama tersebut juga dapat memberikan nilai tambah kepada Bank Muamalat Indonesia.

“Itu yang kita harapkan, jadi yang mau IDB bukan Kementerian BUMN. Nantinya, IDB akan ajukan sesuatu ke Ibu Rini,” jelasnya.

Tag : bank muamalat
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top