KABAR PASAR 25 MEI: 5 Resep Stabilkan Rupiah, BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi 2018 Hanya 5,2%

Berita mengenai langkah Gubernur BI untuk menstabilkan rupiah serta perkiraan pertumbuhan ekonomi 2018 oleh bank sentral menjadi sorotan media massa hari ini, Jumat (25/5/2018).
Aprianto Cahyo Nugroho | 25 Mei 2018 08:10 WIB
Loading the player ...

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai langkah Gubernur BI untuk menstabilkan rupiah serta perkiraan pertumbuhan ekonomi 2018 oleh bank sentral menjadi sorotan media massa hari ini, Jumat (25/5/2018).

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional hari ini:

5 Resep Stabilkan Rupiah. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo berjanji mendorong lima instrumen yang lebih prostabilitas dan propertumbuhan dalam pengelolaan moneter di Indonesia. Janji itu disampaikan Perry setelah diambil sumpahnya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2018—2023 oleh Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali, Kamis (24/5). (Bisnis Indonesia)

PERTUMBUHAN EKONOMI 2018, BI Perkirakan Hanya 5,2%. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada 2018 hanya akan mencapai 5,2% atau masih berada pada kisaran tengah proyeksi Bank Indonesia (BI) 5,1%–5,5%. Proyeksi ini lebih rendah dari target yang dipatok pemerintah dalam APBN 2017 sebesar 5,4%. (Bisnis Indonesia)

DPR Sepakati Kerangka Makro 2019. Meski meninggalkan banyak catatan, sebagian besar fraksi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan persetujuannya terhadap Kerangka Ekonomi Makro dan PokokPokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2019 yang diajukan oleh pemerintah. (Bisnis Indonsia)

Pasar Masih Belum Pulih. Penguatan indeks harga saham gabungan serta kembali masuknya investor asing ke pasar saham Indonesia dalam 2 hari terakhir belum dapat menjadi pertanda dimulainya era bullish baru bagi pasar saham Indonesia. (Bisnis Indonesia)

Rupiah Prioritas Awal Gubernur Baru. Bank Indonesia (BI) resmi memiliki nakhoda baru. Kemarin (24/5), Perry Warjiyo dilantik sebagai Gubernur BI. Usai dilantik, Perry berjanji akan memprioritaskan stabilisasi kurs rupiah dalam jangka pendek. (Kontan)

Meyakinkan Perbankan dan Pengusaha. Selain mempererat koordinasi dengan pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Gubernur baru Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo juga akan mengadakan pertemuan dengan perbankan dan pengusaha. Pertemuan itu untuk membahas upaya menaikkan devisa, sehingga stabilitas nilai tukar rupiah terjaga. (Kontan)

Pelonggaran Kredit Properti Jadi Stimulus. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo langsung membuat gebrakan usai pelantikan, Kamis (24/5). Demi mendukug pertumbuhan ekonomi, Perry akan menggunajan instrumen kebijakan makroprudensial, khususnya untuk sektor perumahan. (Kontan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kabar pasar

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top