Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II/2018 Diprediksi 5,15%

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2018 diperkirakan akan meningkat hingga mencapai 5,15% didorong oleh peningkatan konsumsi rumah tangga.
Hadijah Alaydrus | 25 Mei 2018 17:01 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2018 diperkirakan akan meningkat hingga mencapai 5,15% didorong oleh peningkatan konsumsi rumah tangga.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menuturkan stimulus fiskal pemerintah berperan penting, yakni pembayaran gaji ketigabelas dan THR. Selain itu, dia mengemukakan inflasi saat ini cukup terkendali. Hingga akhir 2018, inflasi diperkirakan mencapai 3,61% masih dalam sasaran Bank Indonesia 3,5% plus minus 1%. 

"Jadi stimulus fiskal khususnya yang mendorong pertumbuhan triwulan kedua ini. Perkiraan kami pertumbuhan kuartal kedua ini akan lebih tinggi dari triwulan pertama," kata Perry, Jumat (25/5/2018).

Dalam kesempatan ini, dia mengingatkan agar semua pihak tidak kaget jika defisit transaksi berjalannya akan meningkat pada kuartal kedua, dibandingkan dengan kuartal pertama. Kondisi tersebut sudah sesuai perkiraaan karena pada periode tersebut akan ada aktivitas pembayaran dividen dan kupon. 

Untuk keseluruhan tahun ini, Perry memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan mencapai 5,2%, lebih tinggi dibandingkan 5,07% pada 2017. Salah satu yang menjadi faktor positif pendorong pertumbuhan ekonomi tahun ini adalah harga komoditas yang cukup baik akibat faktur kurs. 

Dari faktor ini, dia melihat ada perkembangan ekonomi yang cukup baik di Jawa, Kalimantan dan Sumatera. "Kursnya bagus kalau bagi eksportir sehingga itu mendorong konsumsi dan ekspor mereka."

Selain itu, dia melihat stimulus fiskal yang dijalankan Kementerian Keuangan cukup baik. Tidak hanya terkait gaji PNS, Polisi dan Polri, Kementerian Keuangan telah menjalankan belanja modal untuk infrastruktur. Hal tersebut menjadi gambaran positif bagi sisi investasi. 

Tag : Pertumbuhan Ekonomi, perry warjiyo
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top