Penjualan Produk Asuransi Jiwa Tak Terganggu Suhu Politik

Pendapatan premi industri asuransi jiwa diyakini tetap dapat tumbuh positif pada kuartal II/2018 yang bersamaan dengan pelaksanaan Pilkada serentak pada Juni 2018.
Azizah Nur Alfi | 29 Mei 2018 15:14 WIB
/go2guys.co.nz
Bisnis.com, JAKARTA - Pendapatan premi industri asuransi jiwa diyakini tetap dapat tumbuh positif pada kuartal II/2018 yang bersamaan dengan pelaksanaan Pilkada serentak pada Juni 2018. 
 
Ketua Bidang Hukum dan Kepatuhan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Maryoso Sumaryono berpendapat, kendati tahun politik akan memengaruhi industri asuransi jiwa, tetapi pendapatan premi diyakini tumbuh positif pada kuartal II/2018. Optimisme ini karena melihat pengalaman ketika krisis 1998, pertumbuhan industri asuransi jiwa tetap baik. 
 
"Mudah-mudahan masih bagus. Tidak masalah karena jumlah agen juga banyak," katanya, Senin (28/5/2018). 
 
Jumlah tenaga pemasar asuransi jiwa pada kuartal I/2018 sebesar 592.913 orang atau meningkat 4,7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 566.536 orang. Sebanyak 91,1% dari total tenaga pemasar tersebut berasal dari saluran keagenan. 
 
Saluran keagenan berlisensi meningkat 4,9% menjadi 540.058 orang. Adapun, bancassurance meningkat 5,9% menjadi 28.464 orang dan saluran alternatif menurun 0,7% menjadi 24.391 orang. 
Tag : asuransi jiwa
Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top