KABAR PASAR 31 MEI: Stamina Baru untuk Obligasi, Kenaikan Bunga Saja Tidak Cukup

Berita seputar efek kenaikan suku bunga acuan terhadap pasar surat utang negara dan pasar saham menjadi sorotan media massa hari ini, Kamis (31/5/2018).
Renat Sofie Andriani | 31 Mei 2018 07:51 WIB
Loading the player ...

Bisnis.com, JAKARTA – Berita seputar efek kenaikan suku bunga acuan terhadap pasar surat utang negara dan pasar saham menjadi sorotan media massa hari ini, Kamis (31/5/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional hari ini:

Stamina Baru untuk Obligasi. Keputusan Bank Indonesia menaikkan lagi suku bunga acuan 7 Day Repo Rate sebesar 25 bps menjadi 4,75% disambut baik investor dengan kembali masuk ke pasar surat utang negara. Hal itu disusul dengan imbal hasil atau yield di pasar surat utang negara  yang masih bertahan di kisaran 7%-an. (Bisnis Indonesia)

Astra Konsolidasi Anak Usaha. Grup Astra mulai melakukan konsolidasi divisi usaha keuangan setelah mengambil alih 25% saham perusahaan pembiayaan PT Astra Sedaya Finance dari anak usahanya yang lain, PT Bank Permata Tbk. (Bisnis Indonesia)

Laju Ekonomi Kian Berat. Gejolak ketidakpastian ekonomi global semakin menambah beban perekonomian dalam negeri untuk mencapai target pertumbuhan 5,4% pada tahun ini. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati belum lama ini melontarkan proyeksi batas bawah pertumbuhan ekonomi dari sebelumnya 5,2% menjadi 5,17%. (Bisnis Indonesia)

Kenaikan Bunga Saja Tidak Cukup. Sesuai prediksi, Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan BI 7-day reverse repo rate (BI 7-DRRR) sebesar 25 basis poin menjadi 4,75%. Namun pada penutupan perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru melemah 0,94% jadi 6.011,06. (Kontan)

K/L Bisa Hemat Rp254 Triliun. Pemerintah perlu menggalakkan kembali program efisiensi anggaran secara masif di kementerian/lembaga (K/L). Melalui program tersebut, pemerintah bisa menghemat anggaran hingga Rp254 triliun atau 30% dari total anggaran belanja K/L dalam APBN 2018. (Investor Daily)

Tag : bank indonesia, Suku Bunga
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top