AS-UE Bakal Gelar Dialog Bahas Perdagangan Usai G7

AS dan Uni Eropa (UE) akan menggelar dialog khusus membahas isu-isu perdagangan dalam dua pekan ke depan, atau setelah pertemuan G7 usai.
Annisa Margrit | 09 Juni 2018 07:59 WIB
Dari kiri: Presiden Konsil Eropa Donald Tusk, PM Inggris Theresa May, Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden AS Donald Trump, PM Kanada Justin Trudeau, Presiden Prancis Emmanuel Macron, PM Jepang Shinzo Abe, PM Italia Giuseppe Conte, dan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker berfoto bersama dalam KTT G7 di La Malbaie, Quebec, Kanada, Jumat (8/6). - Reuters/Yves Herman

Bisnis.com, JAKARTA -- AS dan Uni Eropa (UE) akan menggelar dialog khusus membahas isu-isu perdagangan dalam dua pekan ke depan, atau setelah pertemuan G7 usai.

Hal itu disampaikan seorang pejabat Pemerintah Prancis pada sesi akhir Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 hari pertama, yang berlangsung cukup sengit.

Rencana menggelar dialog ini dipicu kebijakan dagang AS, terutama impor, yang menuai kritik dari negara-negara mitra dagangnya termasuk UE dan China.

Adapun KTT G7 berlangsung pada 8-9 Juni 2018 di Quebec, Kanada.

Reuters melansir Sabtu (9/6/2018), Presiden AS Donald Trump membawa data ekspor impor yang berbeda dengan yang dimiliki negara-negara mitra dagangnya dalam pertemuan G7 tersebut. Dia bersikukuh AS berada di posisi yang tidak menguntungkan dalam hubungan dagang dengan negara-negara itu.

Namun, sikap Trump sedikit melunak setelah bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan menyatakan Prancis bersedia membantu menjalin hubungan dagang yang lebih baik.

"Sesuatu bakal terjadi. Saya rasa itu sesuatu yang positif," ujarnya.

Tetapi, tidak dijelaskan lebih lanjut tentang apa yang akan dibicarakan.

Adapun Macron mengatakan pertemuan dengan Trump membuka jalan untuk memperbaiki hubungan dagang antara AS dan negara-negara aliansinya.

"Saya rasa ada jalur tertentu untuk isu perdagangan, tapi ada jalan untuk memperbaikinya bersama," paparnya.

Sumber : Reuters

Tag : perdagangan, G7
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top