Periode Mudik, Transaksi e-money Mandiri Melonjak

Selama arus mudik Lebaran tahun ini, transaksi e-money atau uang elektronik dalam bentuk kartu Bank Mandiri meningkat drastis. Hal ini disebabkan oleh peningkatan transaksi untuk pembayaran tarif jalan tol.
Ilman A. Sudarwan | 13 Juni 2018 15:04 WIB
Petugas menawarkan kartu elektronik uang (e-toll) pada pengguna kendaraan roda empat yang melintas di Gerbang Tol Tandes Surabaya, Jawa Timur, Senin (18/9). - ANTARA/M Risyal Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA— Selama arus mudik Lebaran tahun ini, transaksi e-money atau uang elektronik dalam bentuk kartu Bank Mandiri meningkat drastis. Hal ini disebabkan oleh peningkatan transaksi untuk pembayaran tarif jalan tol.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, selama periode mudik sejak 8-11 Juni kemarin, transaksi e-money harian tercatat meningkat sampai dengan 40% secara rata-rata.

Puncak peningkatan transaksi sendiri terjadi pada Sabtu (9/6/2018) akhir pekan lalu sebesar 72%. Rohan mengatakan peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh aktivitas mudik.

“Hal ini disebabkan adanya peningkatan transaksi,” katanya kepada Bisnis, Rabu (13/6/2018).

Adapun, untuk persiapan menjelang libur lebaran tahun ini, bank Mandiri juga telah menyiapkan dana tunai hampir dua kali lipat dari periode normal. Hal untuk mengantisipasi kebutuhan dan aktivitas nasabah selama masa liburan dan lebaran.

“Kami telah menyiapkan danat tunai sebesar Rp57 triliun, jumlah itu hampir dua kali lipat dari biasanya,” katanya.

Selain itu, Bank Mandiri juga akan membuka 320 cabang di seluruh Indonesia selama libur lebaran. Hal itu akan diiringi dengan upaya perseroan untuk menjaga ketersediaan uang di seluruh mesin anjungan tunai mandiri (ATM).

Tag : bank mandiri, mudik lebaran
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top