Alasan The Fed Kerek Lagi Suku Bunga Acuan Jadi 2%

Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve kembali menaikkan suku bunga 25 basis poin untuk kedua kalinya pada 2018.
M. Nurhadi Pratomo | 14 Juni 2018 02:23 WIB
Ilustrasi - Kantor Bank sentral AS The Federal Reserve - Reuters/Larry Downing

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve kembali menaikkan suku bunga 25 basis poin untuk kedua kalinya pada 2018.

The Federal Resever (The Fed) kembali mengerek suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 2%, Rabu (13/6/2018) waktu setempat. Sebelumnya, bank sentral negeri Paman Sam itu telah menaikkan suku bunga acuan dari 1,5% menjadi 1,75% pada Maret 2018.

“Ekonomi berjalan dengan sangat baik,” ujar Gubernur The Fed Jerome Powell kepada wartawan seusai pengambilan keputusan yang dilansir melalui Bloomberg, Kamis (14/6/2018).

Pejabat The Fed memproyeksikan akan terdapat total empat kali peningkatan suku bunga acuan pada 2018. Hal tersebut sejalan dengan tingkat pengganguran yang menurun dan inflasi yang melampaui target lebih cepat dari prediksi sebelumnya.

Federal Open Market Committee (FOMC) menyatakan pertumbuhan ekonomi harus terus berlanjut meski terdapat indikasi laju kenaikan suku bunga. Komite berharap terjadi peningkata bertahap untuk tingkat dana federal akan konsisten berkelanjutan dengan kegiatan ekonomi.

“Kondisi pasar tenaga kerja yang kuat dan inflasi mendekati 2% atau sejalan dengan tujuan komite selama jangka menengah,” menurut pernyataan FOMC usai pertemuan.

The Fed telah menggelar FOMC yang berlangsung pada 12 Juni 2018 sampai dengan 13 Juni 2018. Ekonom yang disurvei oleh Bloomberg memprediksi komite akan menaikkan Fed Rate sebanyak tiga kali pada tahun ini.

Sumber : Bloomberg

Tag : Suku Bunga, Kebijakan The Fed
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top