Pegadaian “Lesu” Menjelang Lebaran, Ini Kata Dirutnya

PT Pegadaian (Persero) mengalami penurunan outstanding pembiayaan pada 1 minggu menjelang Lebaran.
Reni Lestari | 18 Juni 2018 08:26 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pegadaian (Persero) mengalami penurunan outstanding pembiayaan pada 1 minggu menjelang Lebaran.

Direktur Utama Pegadaian Sunarso mengatakan bahwa hal tersebut merupakan siklus tahunan yang selalu terjadi.

Biasanya penurunan berkisar 4% hingga 5%. Namun, penurunan biasanya tak berlangsung lama, hingga Lebaran usai dan musim mudik berlalu.

"Satu minggu sebelum lebaran orang cenderung mengambil barangnya untuk dipakai sehingga dia menebus dan itu [pembiayaan] biasanya turun," kata Sunarso belum lama ini.

Dia melanjutkan bahwa karena 97% jaminan pinjaman di Pegadaian adalah emas, menjelang Lebaran para nasabah menarik jaminan tersebut untuk dipakai.

Setelah Lebaran berlalu, nasabah biasanya kembali membutuhkan modal kerja sehingga kembali menjaminkan emasnya di Pegadaian.

Kenaikan pembiayaan setelah Lebaran diyakini akan selalu melebihi jumlah penurunan sebelum Lebaran.

"Pada saat itu [usai Lebaran] Mereka datang ke Pegadaian sehingga outstanding Pegadaian akan naik lagi setelah Lebaran. Dari tahun ke tahun, polanya sama, kalau turunnya sekitar 4%—5 % naiknya lebih dari itu," lanjutnya.

Sementara itu, kinerja Pegadaian per kuartal pertama 2018 tercatat cukup baik.  Hingga akhir Maret 2018, perseroan telah membukukan total laba bersih senilai Rp725 miliar.

Sunarso mengatakan bahwa target laba perseoran tahun ini yakni Rp2,7 triliun atau tumbuh 8% dari capaian tahun lalu yakni Rp2,50 triliun.

Jumlah outstanding pembiayaan hingga kuartal pertama 2018 mencapai Rp38,30 triliun atau tumbuh 5,60% secara tahunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Tag : pegadaian, kinerja keuangan
Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top