EKONOMI INDIA: SBI Kembali Berikan Energi Baru untuk Merger Bank

Wacana untuk merger bank-bank publik di India kembali menguat setelah Direktur Utama State Bank of India Rajnish Kumar memberikan presentasi dalam pertemuan bankir di Mumbai, India, baru-baru ini.
Ropesta Sitorus | 18 Juni 2018 10:13 WIB
Direktur Utama State Bank of India Rajnish Kumar . - .Reuters/Aly Song

Bisnis.com, JAKARTA – Wacana untuk merger bank-bank publik di India kembali menguat setelah Direktur Utama State Bank of India (SBI) Rajnish Kumar memberikan presentasi dalam pertemuan bankir di Mumbai, India, baru-baru ini.

Para bankir dan pejabat pemerintah menyatakan bahwa Kumar membuat presentasi terperinci mengenai pengalaman SBI dengan penggabungan lima bank asosiasi. Selama beberapa bulan pertama ada beberapa hambatann, tapi semua berjalan lancar dan dampaknya mulai positif.

Presentasi Kumar juga mencakup adanya kekhawatiran tentang dampak pinjaman bermasalah, integrasi, dan isu sumber daya manusia. SBI, melihat bahwa merger adalah salah satu langkah untuk memperbesar skala bank, tapi dihindari oleh bank-bank di India.

Bankir saat ini tengah menunggu strategi yang lebih jelas dari pemerintah tentang konsolidasi bank-bank di India.

“SBI memang berbicara tentang pro dan kontra, tetapi pemerintah harus memberikan saran langkah yang dilakukan,” kata seorang Direktur bank yang hadir dalam pertemuan di Mumbai, seperti dikutip Times of India, Senin (18/6/2018).

Meskipun diskusi tentang konsolidasi bank di India telah berlangsung selama hampir satu dekade, belum ada langkah nyata yang berarti. Pasalnya, Kementerian Keuangan India ingin agar konsolidasi bank berjalan dengan pendekatan bottoms-up, sesuai rencana bisnis bank, tanpa ada paksaan.

Ini bukan kali pertama SBI mendorong konsolidasi. Beberapa tahun lalu, perseroan menyiapkan cetak biru untuk penggabungan bank-bank hasil nasionalisasi. Namun, proposal tersebut urung terlaksana.

Pembahasan lebih lanjut mungkin akan muncul dalam pertemuan Menteri Keuangan Piyush Goyal bertemu kepala eksekutif bank yang dikelola negara pada Selasa besok. Pembicaraan terbaru mengenai konsolidasi dipicu oleh lemahnya pembiayaan sektor publik, yang dibebani dengan pinjaman bermasalah.

Tag : bank
Editor : Ropesta Sitorus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top