2020, Bhinneka Life Proyeksikan Gandeng Mitra Bank

PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) masih fokus mengembangkan jalur distribusi keagenan. Direktur Utama Bhinneka Life Wiroyo Karsono mengatakan saat ini pihaknya memiliki lebih dari 18 ribu agen terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).Dia mengatakan perseroan baru akan merambah bisnis bancassurance dan menggandeng mitra perbankan pada 2020.
Reni Lestari | 20 Juni 2018 06:29 WIB
Ilustrasi - pdcm.com/pittsburgh/pa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) masih fokus mengembangkan jalur distribusi keagenan.

Direktur Utama Bhinneka Life Wiroyo Karsono mengatakan saat ini pihaknya memiliki lebih dari 18 ribu agen terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dia mengatakan perseroan baru akan merambah bisnis bancassurance dan menggandeng mitra perbankan pada 2020.

"Perhitungan kami 2020 kerjasama dengan bank, kami fokus agency dulu, agency yang pondasinya di desa, naik ke atas dan bukan sebaliknya," kata Wiroyo belum lama ini.

Wiroyo melanjutkan, penambahan agen setiap bulan rata-rata 300 orang. Tahun ini Bhinneka Life akan menggenjot rekrutmen agen hingga 1.000 orang per bulan.

Selain itu, menatap semester II/2018 perusahaan yang awalnya bernama PT Asuransi Jiwa Bersama (AJB) ini juga akan mulai menggarap pasar menengah ke atas, setelah sejak berdiri fokus pada kalangan menengah ke bawah.

"Jadi kami memulai itu Oktober 2016, kemudian tahun ini mulai masuk menegah ke atas," lanjutnya.

Sementara itu per akhir 2017, Bhinneka Life telah menjual kira-kira 92 ribu polis. Saat ini rata-rata setiap bulan terdapat 3 ribu hingga 5 ribu polis baru.

Wiroyo menjelaskan, pada tahun lalu Bhinneka Life telah mengelola total aset sebesar Rp1,23 triliun dengan dukungan modal disetor sebanyak Rp600 miliar. Kewajiabn klaim yang telah dibayarkan yakni Rp9,15 miliar per akhir 2017, dan Rp31,35 miliar pada periode Januari 2018 hingga April 2018.

Laba kompherenif pada tahun lalu yakni sebesar Rp11,4 miliar dengan tingkat risk based capital sebesar 417%. Wiroyo mngaku optimistis tahun ini perseoran dapat meraup pertumbuhan premi antara 20% hingga 30%.

 

Tag : asuransi jiwa
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top