Sri Mulyani Pamer Potensi Investasi Indonesia di Inggris Raya

Bisnis.com, JAKARTA Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati baru saja melakukan kegiatan tahunan diplomasi ekonomi di Inggris Raya.
Ipak Ayu H Nurcaya | 21 Juni 2018 18:04 WIB
Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati baru saja melakukan kegiatan tahunan diplomasi ekonomi di Inggris Raya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya mempromosikan potensi investasi yang dimiliki Indonesia tepatnya ketika berada di London yang merupakan pusat sektor keuangan di Eropa.

"Saat ini merupakan momen yang tepat untuk memberikan pesan bahwa Indonesia tetap merupakan destinasi investasi dengan kondisi yang stabil dan fundamental yang kuat dan tidak berubah," katanya melalui siaran pers, Kamis (21/6/2018).

Sri Mulyani juga memberikan update perkembangan ekonomi Indonesia, kebijakan ekonomi pemerintah, reformasi perpajakan dan fokus dalam pembangunan infrastruktur.

Selain itu, dirinya kembali meyakinkan para senior investor emerging markets dengan aset triliunan USD untuk meningkatkan investasi mereka untuk Indonesia dalam konteks perubahan ekonomi dunia yang sangat dinamis, yaitu kenaikan suku bunga di Amerika Serikat, keluarnya arus modal dari negara-negara emerging, dan penguatan mata uang USD.

Dalam kesempatan tersebut sejumlah investor memberikan apresiasi yang cukup tinggi atas transparansi dan komitmen pemerintah Indonesia dalam investor engagement yang berkelanjutan.

Tak hanya itu, dalam dinas ke Inggris Raya kali ini Sri Mulyani juga bertemu dengan Menteri Keuangan Inggris membahas mengenai hubungan bilateral Inggris-Indonesia menyangkut kerja sama investasi, keuangan dan pembiayaan infrastruktur.

Mereka juga membahas perkembangan situasi terkini di Eropa, Amerika Serikat, RRT, update mengenai pertemuan G7 dan perkembangan perekonomian negara-negara G20.

Menteri Keuangan Inggris Philip Hammond berharap agar hubungan bilateral antara pemerintah Inggris dan Indonesia semakin dekat yang juga diiringi oleh relasi di sektor privat.

Dirinya mengemukakan London akan tetap memiliki komitmen kuat untuk menjadi partner untuk kebutuhan investasi dan pembiayaan infrastruktur Indonesia.

Contohnya, dua global offshore rupiah bonds yang dikenal dengan nama Komodo Bonds yang telah diterbitkan oleh Jasa Marga dan Wijaya Karya di London Stock Exchange.

Dana investasi obligasi dari Komodo Bonds yang memiliki risiko nilai tukar yang minimum ini dapat dipergunakan oleh kedua BUMN ini dalam pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

Tag : investasi indonesia
Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top