KABAR GLOBAL 26 JUNI: Ekonomi AS Berpotensi Melambat? Trump: Migran Tidak akan Dibiarkan Menginvasi

Berita seputar dampak tarif dagang terhadap ekonomi Amerika Serikat (AS) serta sikap tegas Presiden Donald Trump terhadap migran mewarnai sejumlah media nasional pada hari ini, Selasa (26/6/2018).
Renat Sofie Andriani | 26 Juni 2018 08:15 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Berita seputar dampak tarif dagang terhadap ekonomi Amerika Serikat (AS) serta sikap tegas Presiden Donald Trump terhadap migran mewarnai sejumlah media nasional pada hari ini, Selasa (26/6/2018).

Berikut rangkuman berita utama di sejumlah media nasional:

Ekonomi AS Berpotensi Melambat? Memburuknya hubungan dagang antara Amerika Serikat dan negara-negara di dunia menjadi ancaman bagi ekonomi Negeri Paman Sam, yang kini dinilai berperforma sangat baik. Para ekonom menilai, sejumlah tarif yang siap diimplementasikan maupun yang masih dipertimbangkan dapat memangkas pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) AS. (Bisnis Indonesia)

Trump: Harley Kibarkan ‘Bendera Putih' dalam Perang Dagang dengan Uni Eropa. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh Harley-Davidson Inc. menyerah dalam perang dagangnya dengan Uni Eropa setelah perusahaan mengatakan akan merelokasi produksi di luar AS sebagai tanggapan atas pembalasan Eropa atas tarif pada logam impor. (Bisnis.com)

Ancaman Perang Dagang Meningkat, Wall Street Terpuruk. Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin (25/6/2018) atau Selasa pagi WIB, didorong oleh meningkatnya ancaman dari perang perdagangan antara AS dan sejumlah negara mitranya. (Bisnis.com)

Trump: Migran Tidak akan Dibiarkan Menginvasi. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan para migran yang menyerbu AS harus diproses tanpa hukum. Pernyataan itu mempertegas garis keras kebijakannya terhadap migran, meskipun sudah mencabut kebijakan pemisahan keluarga, sehingga lebih dari 500 anak dapat bersatu kembali dengan orang tuanya. (Investor Daily)

Meituan-Dianping Siap Melantai di Hong Kong. Perusahaan teknologi asal China kian gencar ingin melantai di bursa saham. Setelah Xiaomi Corp., kini giliran Meituan-Dianping akan melakukan penawaran saham umum perdana atau initial public offering (IPO). (Kontan)

Tag : ekonomi as, Donald Trump
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top