Pemerintah Berupaya Tarik Minat Investasi dari Hong Kong

Pemerintah Indonesia mendorong pengusaha Hong Kong berinvestasi di Indonesia di berbagai sektor, mulai dari perikanan, pertanian, energi, perbankan, hingga pariwisata.
Amanda Kusumawardhani | 02 Juli 2018 14:31 WIB
Wisatawan berfoto dengan latar pemandangan Dream Beach, Nusa Lembongan, Bali, Rabu (21/3/2018). - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah Indonesia mendorong pengusaha Hong Kong berinvestasi di Indonesia di berbagai sektor, mulai dari perikanan, pertanian, energi, perbankan, hingga pariwisata.

Sebagaimana diketahui, beberapa pengusaha dari Hong Kong sudah melakukan investasi antara lain pembangkit listrik dan pengelolaan indusutrial waste di kawasan industri.

Dalam pengantarnya yang dikutip dari keterangan resmi, Senin (2/7/2018), Duta Besar (Dubes) RI untuk China Djauhari Oratmangun menyatakan kerjasama Belt and Road cukup bergema di Indonesia dengan beberapa proyek yang sedang berjalan maupun dalam tahap penjajakan dengan pengusaha China dan Hong Kong.  

Dubes yang akrab dipanggil Djo tersebut belum lama ini menempati pos di Beijing, setelah penyerahan kredensial (surat kepercayaan). Tak lama setelah menjabat, dia mulai melakukan kunjungan ke Hong Kong yang merupakan hub untuk urusan bisnis dunia termasuk dengan China.

Pada kunjungan perdananya, Djo mengupayakan tiga misi penting yakni peningkatan perdagangan, investasi, dan pariwisata.

Hong Kong menempati peringkat keempat sebagai investor terbesar di Indonesia dengan jumlah investasi US$2,1 miliar pada tahun lalu.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan pengusaha Hong Kong, dia berharap realisasi investasi bakal terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Tag : hong kong, investasi asing
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top