Tumbuh 190%, BI Bilang E-Commerce Bisa Jadi Harapan

Konsumsi rumah tangga masih bisa menjadi penopang pertumbuhan ekonomi seiring dengan pertumbuhan retail e-commerce yang mencapai 190% (year on year/yoy) pada masa Lebaran 2018
Hadijah Alaydrus | 03 Juli 2018 16:00 WIB
Ilustrasi - dphase.com

Kabar24.com, JAKARTA--Konsumsi rumah tangga masih bisa menjadi penopang pertumbuhan ekonomi seiring dengan pertumbuhan retail e-commerce yang mencapai 190% (year on year/yoy) pada masa Lebaran 2018.

Deputi Gubernur Senior Mirza Adityaswara menuturkan angka pertumbuhan tersebut cukup luar biasa di tengah kondisi konsumsi rumah tangga yang masih tumbuh di bawah 5%. Sayangnya, data penjualan ritel e-commerce ini belum masuk dalam perhitungan data PDB Indonesia.

"Jadi memang kalau kita lihat sektor ritel belum sesuai harapan, tetapi kalau lihat e-commerce month on month dan year on year growth-nya sudah 190%," kata Mirza, Selasa (3/7/2018).

Dengan demikian, pertumbuhan ini mengkonfirmasi bahwa ada pergeseran pola konsumsi di masyarakat yang datanya belum tertangkap dengan baik. Saat ini, BI melihat pertumbuhan konsumsi lebih baik, meskipun belum sekuat sebelumnya.

Salah satunya penjualan mobil yang mulai membaik. Sayangnya, kondisi berbeda dialami oleh penjualan motor yang masih terkontraksi. Dari data BPS, pertumbuhan konsumsi rumah tangga kuartal IV/2017 berada dikisaran 4,95%. Angka ini stagnan hingga kuartal I/2018, yang tetap sebesar 4.95%.

Sementara itu, Mirza menuturkan keyakinan konsumen mulai menunjukkan perbaikan, tetapi belum menunjukkan perbaikan yang signifikan. Hal itu tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Mei 2018 sebesar 125,1, lebih tinggi dibandingkan dengan 122,2 pada bulan sebelumnya.

Tag : bank indonesia, e-commerce
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top