KABAR GLOBAL 9 JULI: Perjuangan Wujudkan Paris Agreement, Trump Siap Berlakukan Tarif Impor Ronde Kedua

Berita seputar perjanjian Perubahan Iklim Paris serta rencana pemberlakuan tarif impor ronde kedua oleh Presiden Donald Trump terhadap China mewarnai sejumlah media nasional pada hari ini, Senin (9/7/2018).
Renat Sofie Andriani | 09 Juli 2018 08:40 WIB
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Berita seputar perjanjian Perubahan Iklim Paris serta rencana pemberlakuan tarif impor ronde kedua oleh Presiden Donald Trump terhadap China mewarnai sejumlah media nasional pada hari ini, Senin (9/7/2018).

Berikut rangkuman berita utama di sejumlah media nasional:

Perjuangan Wujudkan Paris Agreement. Uni Eropa akan terus mendorong pelaku usaha agar bahu-membahu mencapai tujuan Perjanjian Perubahan Iklim Paris (Paris Agreement). Upaya tersebut akan tetap dilakukan dengan atau tanpa disertai Presiden AS Donald Trump di dalamnya. (Bisnis Indonesia)

Lima Isu Besar Jadi Perhatian Pasar. Pasar keuangan global dalam sepekan ke depan, akan diwarnai oleh sentimen lima isu besar yang akan menjadi fokus perhatian para investor dan trader. Mengutip Reuters pada Minggu (8/7), dalam sepekan ke depan pertimbangan pasar akan dipengaruhi oleh dampak perang dagang, pengetatan moneter, reformasi pajak, perkembangan Brexit, dan harga minyak mentah. (Bisnis Indonesia)

Sedikitnya 57 Korban Tewas dalam Bencana Banjir di Jepang. Hujan yang turun lebat di beberapa wilayah di Jepang telah merenggut nyawa sedikitnya 57 orang pada Minggu (8/7). Para petugas penyelamat dan tentara pun haru berjuang keras menghadapi tumpukan lumpur dan banjir guna menyelamatkan korban. (Investor Daily)

Trump Siap Berlakukan Tarif Impor Ronde Kedua. Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China telah dimulai. Presiden AS Donald Trump memberlakukan putaran pertama tarif impor sebesar 25% terhadap barang-barang China senilai US$34 miliar yang mencakup 818 produk. Tiongkok langsung membalas, dengan pemberlakuan 25% tarif impor produk AS yang sebagian besar produk pertanian. AS merencanakan gelombang serangan baru, yakni tarif kedua mencakup 284 barang China senilai sekitar US$16 miliar. (Kontan)

Ant Financial Mencetak Rekor Baru Pendanaan. Sektor teknologi menjadi magnet para investor membenamkan dana. Ant Financial baru-baru ini mencetak rekor perolehan pendanaan terbesar pada perusahaan swasta hingga senilai US$14 miliar atau Rp200,2 triliun. (Kontan)

 

Tag : paris, perang dagang AS vs China
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top