Menteri PPN : Sejumlah Proyek PINA segera Financial Close

Sejumlah proyek Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA) akan segera memasuki proses pemenuhan pembiayaan (financial close) dalam waktu dekat.
Yodie Hardiyan | 12 Juli 2018 20:13 WIB
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P.S Brodjonegoro - ANTARA/Nyoman Budhiana

Bisnis.com, JAKARTA--- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro menyatakan sejumlah proyek Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA) akan segera memasuki proses pemenuhan pembiayaan (financial close) dalam waktu dekat.

Pernyataan itu disampaikan oleh Bambang ketika ditemui di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/7/2018)

"Akan ada beberapa yang financial close, cuma jumlahnya saya harus lihat lagi mana yang feasible," katanya.

Menurutnya, proyek yang bakal memasuki proses financial close itu merupakan proyek sektor infrastruktur seperti jalan tol dan pembangkit listrik. Proyek itu merupakan proyek yang telah masuk dalam daftar PINA.

Di samping itu, Bambang menyatakan pihaknya memastikan proyek PINA akan tetap ada pada 2019. Bambang menyatakan pihaknya akan terus berkomunikasi dengan BUMN dan pihak swasta yang berminat.

Berdasarkan pemberitaan Bisnis sebelumnya, dalam daftar proyek (pipeline) awal PINA, setidaknya terdapat 34 proyek infrastruktur yang siap ditawarkan kepada investor potensial selama 2 tahun awal. Saat ini total pipeline proyek PINA mencapai 36 proyek dengan total nilai US$24,14 miliar.

Beberapa proyek di antaranya terdiri atas 19 proyek jalan tol senilai Rp148,60 triliun, 4 proyek penerbangan baik itu bandara dan pesawat senilai Rp58,50 triliun, 10 proyek pembangkit dan transmisi listrik senilai Rp127,60 triliun, dan 1 proyek pariwisata senilai Rp13,50 triliun.

Tag : menteri ppn/bappenas, bambang brodjonegoro
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top