Pasar SBN Dibanjiri Dana Asing Rp7,1 Triliun

Stabilnya nilai tukar di kisaran Rp14.300 per dolar AS dalam pekan ini terdorong oleh arus masuk di pasar Surat Berharga Negara yang mencapai Rp7,1 triliun.
Hadijah Alaydrus | 13 Juli 2018 14:47 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo berbicara saat konferensi pers, di Jakarta, Jumat (29/6/2018). - Reuters/Willy Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Stabilnya nilai tukar di kisaran Rp14.300 per dolar AS dalam pekan ini terdorong oleh arus masuk di pasar Surat Berharga Negara yang mencapai Rp7,1 triliun.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan arus masuk ini menunjukan bahwa kepercayaan pasar, khususnya investor asing, yang kembali tumbuh untuk berinvestasi di pasar Indonesia khususnya di pasar Surat Berharga Negara (SBN) telah cukup kuat.

"Berbagai kebijakan yang kami tempuh alhamdulillah memberikan suatu confidence ke pasar dan juga membuat imbal hasil pasar keuangan indonesia khususnya SBN itu berdaya saing dan itu semakin menumbuhkan juga arus inflow," paparnya di Gedung Bank Indonesia, Jumat (13/7/2018).

Perry menambahkan arus dana asing ini umumnya masuk ke pasar SBN bertenor 10 tahun.

Hingga saat ini, BI tetap menjalin koordinasi sangat erat dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk semakin memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar SBN.

Sebelumnya, intervensi BI di pasar sekunder SBN dalam rangka stabilisasi nilai tukar mencapai Rp18,5 triliun secara year-to-date (ytd).

Tag : bank indonesia, sbn
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top