Iriana Jokowi Buka Pameran UMKM Karya Kreatif Indonesia 2018

Ibu negara Iriana Joko Widodo membuka acara pembukaan Karya Kreatif Indonesia Pameran Kerajinan UMKM Binaan Bank Indonesia 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (20/7/2018).
Hadijah Alaydrus | 20 Juli 2018 09:26 WIB
Salah satu karya Denny Wirawan dalam Karya Kreatif Indonesia Pameran Kerajinan UMKM Binaan Bank Indonesia 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (20/7/2018). - Bisnis/Hadijah Alaydrus

Bisnis.com, JAKARTA -- Ibu negara Iriana Joko Widodo membuka acara pembukaan “Karya Kreatif Indonesia – Pameran Kerajinan UMKM Binaan Bank Indonesia” 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (20/7/2018).

Ibu negara didampingi oleh Mufidah Jusuf Kalla. Keduanya disambut oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dan istri serta jajaran Deputi Gubernur BI.

Dalam pidatonya, Perry berterima kasih atas kehadiran Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Mufidah Jusuf Kalla.

"Kehadiran Ibu sungguh memberikan dukungan dan komitmen yang tinggi terhadap upaya pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif di Indonesia," ujarnya, Jumat (20/7).

Pameran ini tidak hanya diselenggarakan untuk mengangkat karya kreatif dan UMKM binaan BI kepada masyarakat luas, tapi juga mendorong perluasan akses mereka ke pasar nasional dan global.

Ketika menghadiri Pameran Karya Kreatif Indonesia 2017, Perry menuturkan Iriana Jokowi memberikan arahan kepada BI untuk terus mendorong munculnya pelaku usaha muda kreatif yang dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah, memperluas akses pasar termasuk ekspor, menciptakan pengusaha wanita yang tangguh, serta mengangkat citra budaya daerah.

"Menindaklanjuti arahan Ibu Negara tersebut, BI melalui program UMKM unggulan telah mendorong terciptanya usaha kreatif yang mengangkat budaya daerah dan melebarkan sayapnya dari pasar lokal dan nasional ke pasar global," ungkapnya.

Bank sentral juga menjalin sinergi dengan berbagai pihak untuk mendorong terciptanya usaha kreatif yang mengangkat budaya daerah.

Salah satunya kerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dalam program Inovatif dan Kreatif Melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON). Kerja sama tersebut dilaksanakan bersama Koperasi Karya IKKON Bersama (KOPPIKON) di Banyuwangi yang mampu mengidentifikasi keunikan daerah sehingga tercipta suatu desain yang diaplikasikan oleh pengrajin UMKM BI dan hasilnya turut dipamerkan tahun ini.

Untuk mendorong UMKM masuk ke pasar global, BI menempuh tiga pendekatan, yaitu UMKM langsung memasarkan produknya kepada pembeli luar negeri, menghubungkan UMKM dengan pelaku usaha lebih besar (eksportir), dan menghubungkan UMKM dengan desainer yang telah memiliki pasar internasional.

Negara tujuan pemasaran produk-produk tersebut pun bervariasi, tidak hanya di Asia, tetapi juga ke Eropa, Timur Tengah, serta Amerika.

Perry menuturkan BI sudah menjalin kemitraan dengan para desainer untuk lebih mendorong potensi UMKM, meningkatkan nilai tambah, sekaligus perluasan pasar secara nasional dan global.

Beberapa desainer muda Indonesia yang turut serta dalam pameran ini yaitu Denny Wirawan, Deden Siwanto, Nonita Respati, dan Dian Pelangi.

Acara ini digelar pada 20-22 Juli 2018 di JCC dan menampilkan 75 booth yang membawa karya-karya kreatif dari berbagai daerah di Nusantara. Tidak hanya itu, ada pula sajian kuliner tradisional bagi pengunjung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
umkm, iriana jokowi

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top