KABAR PASAR 27 JULI: ‘Lampu Hijau’ dari Paman Sam, BI Berburu Devisa

Berita tentang sinyal positif dari Amerika Serikat terkait fasilitas Generalized System of Preferences serta komitmen Bank Indonesia untuk menarik devisa menjadi sorotan media massa hari ini, Jumat (27/7/2018).
Renat Sofie Andriani | 27 Juli 2018 08:41 WIB
Bendera Amerika Serikat - Investingnews.com

Bisnis.com, JAKARTA – Berita tentang sinyal positif dari Amerika Serikat terkait fasilitas Generalized System of Preferences serta komitmen Bank Indonesia untuk menarik devisa menjadi sorotan media massa hari ini, Jumat (27/7/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional hari ini:

‘Lampu Hijau’ dari Paman Sam. Jalan Indonesia untuk mempertahankan fasilitas Generalized System of Preferences dari Amerika Serikat makin terbuka lebar, setelah Menteri Perdagangan Wilbur Ross memberikan sinyal positif. (Bisnis Indonesia)

Sekuritisasi Aset Dilirik Lagi. Korporasi pelat merah kembali melirik sekuritisasi aset sebagai alternatif untuk menghimpun dana segar dari pasar modal sejalan dengan tingginya pemenuhan kebutuhan investasi hingga refinancing utang jatuh tempo. (Bisnis Indonesia)

BI Berburu Devisa. Untuk mengenjot cadangan devisa guna meredam defisit transaksi berjalan yang melebar tahun ini, Bank Indonesia berkomitmen untuk bahu membahu bersama pemerintah menarik devisa wisata sebesar US$20 miliar pada tahun depan. (Bisnis Indonesia)

Pemerintah Siapkan Payung Hukum. Pemerintah akan membuat peraturan sebagai payung hukum kebijakan penambahan subsidi solar dari Rp500 per liter menjadi Rp2.000 per liter yang berlaku surut sejak awal tahun. (Bisnis Indonesia)

Konstruksi Hunian Jabodetabek Menggeliat. Iklim bisnis dinilai cukup mendukung pengembang di Jabodetabek dalam melakukan ekspansi pada 2018. Sejumlah proyek hunian digulirkan di Jabodetabek dengan nilai konstruksi sedikitnya mencapai Rp35,3 triliun atau melonjak sekitar 19,19% dibandingkan 2017. (Investor Daily)

Krisis di Tubuh Tiga Pilar Bukan Sekadar Gagal Bayar. Kisruh di tubuh perusahaan bihun legendaries, PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. (AISA), kian meruncing. KONTAN mendapatkan dokumen, dewan komisaris AISA akan memberhentikan direksi perusahaan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) yang digelar hari ini. (Kontan)

Tag : perdagangan, devisa
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top