KABAR PASAR 31 JULI: Opsi Revisi DMO Batu Bara Diperluas

Berita mengenai opsi perubahan kebijakan wajib pasok domestik batu bara serta indeks harga saham gabungan yang kembali menembus level 6.000 sorotan media massa hari ini, Selasa (31/7/2018).
Aprianto Cahyo Nugroho | 31 Juli 2018 09:39 WIB
Alat berat dioperasikan untuk membongkar muatan batu bara dari kapal tongkang, di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/4/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai opsi perubahan kebijakan wajib pasok domestik batu bara serta indeks harga saham gabungan yang kembali menembus level 6.000 sorotan media massa hari ini, Selasa (31/7/2018).

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional hari ini:

Opsi Revisi DMO Batu Bara Diperluas. Opsi perubahan kebijakan wajib pasok domestik (domestic market obligation/ DMO) batu bara bakal meluas, tidak hanya mencakup revisi harga khusus batu bara, tetapi juga besaran kuota dan pungutan ekspor. (Bisnis Indonesia)

IHSG Menguji Kepercayaan Pasar. Indeks harga saham gabungan kembali menembus level 6.000 pada perdagangan Senin (30/7) terdorong rilis kinerja emiten periode semester I/2018 yang menumbuhkan kepercayaan investor terhadap pasar saham domestik. (Bisnis Indonesia)

Mandatori B20 Diperluas. Kebijakan bauran Solar dan 20% biodiesel (B20) akan diperluas ke sektor nonsubsidi mulai Agustus 2018. Namun, para pengguna masih meragukan kualitas bahan bakar yang dihasilkan dan efeknya terhadap mesin kendaraan. (Bisnis Indonesia)

Pencairan Imbalan Bunga Kian Sulit. Direktorat Jenderal Pajak menambahkan syarat yang dinilai bisa menghambat proses pencairan imbalan bunga akibat kesalahan fi skus, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakpastian bagi wajib pajak. (Bisnis Indonesia)

Pinjaman Program Berpotensi Dinaikkan. Pemerintah berpeluang menaikkan penarikan pinjaman program dalam rangka meningkatkan cadangan devisa. (Bisnis Indonesia)

Bursa Saham Tembus Level Psikologis Lagi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bertengger level psikologis 6.000. Kemarin (30/7), indeks saham naik 0,65% menjadi 6.027,93 di tengah koreksi mayoritas bursa Asia. (Kontan)

Gerai Baru Pacu Laba ERAA. Emiten distribusi ponsel dan gawai PT Erajaya Swasembada Tbk. membukukan laba bersih Rp435,12 miliar selama semester I/2018, melonjak 212,17% dibandingkan perolehan pada periode sama tahun sebelumnya Rp138,98 miliar. (Kontan)

Satgas Investasi Rilis 20 Entitas Ilegal. Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi kembali merilis penawaran produk atau kegiatan usaha yang tidak memiliki izin usaha pemasaran produk dan penawaran investasi untuk bulan Juli 2018. (Kontan)

Tag : kabar pasar
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top