Kredit Konsumer AS Naik di Bawah Perkiraan

Berdasarkan data Federal Reserve yang dirilis Selasa (7/8/2018) total kredit meningkat US$10.2 miliar pada Juni, di bawah estimasi analis yang mencapai US$15 miliar.
Aprianto Cahyo Nugroho | 08 Agustus 2018 06:53 WIB
Konsumen AS berbelanja. - .Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Kredit konsumer di Amerika Serikat naik di bawah perkiraan pada bulan Juni karena jumlah kredit berjalan turun untuk kedua kalinya dalam empat bulan terakhir.

Berdasarkan data Federal Reserve yang dirilis Selasa (7/8/2018) total kredit meningkat US$10.2 miliar pada Juni, di bawah estimasi analis yang mencapai US$15 miliar.

Sementara itu, revolving loan turun US$185 juga dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan non-revolving loan naik US$10.4 miliar, setelah meningkat US$14.7 miliar bulan sebelumnya.

Dilansir Bloomberg, penurunan revolving loan, yang termasuk kartu kredit, memberi sinyal bahwa konsumen menahan diri setelah pada bulan Mei melonjak paling tajam dalam enam bulan terakhir.

Sementara itu, non-revolving loan, yang mencakup pinjaman untuk pendidikan dan mobil, masih kuat, sebagian mencerminkan permintaan yang sehat untuk kendaraan.

Laporan kredit konsumen The Fed tidak mencatat kredit yang dijamin oleh real estat, seperti kredit perumahan.

Angka tersebut konsisten dengan data kuartal kedua yang menunjukkan belanja rumah tangga rebound, setelah sempat melemah di awal tahun ini. Sementara konsumen mendapatkan manfaat dari pajak yang lebih rendah, kenaikan upah yang moderat dan biaya bahan bakar yang lebih tinggi menunjukkan konsumen waspada untuk mengambil terlalu banyak utang.

Tag : ekonomi as
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top