KABAR PASAR 10 AGUSTUS: Posisi RI Terdesak, Seru di Tiga Penjuru

Berita tentang sengketa dagang melawan Amerika Serikat soal pembatasan impor produk hortikultura serta harapan pasar dari pilpres 2019 menjadi sorotan media massa hari ini, Jumat (10/8/2018).
Renat Sofie Andriani | 10 Agustus 2018 08:47 WIB
Ilustrasi kafe siber - wikimedia commons

Bisnis.com, JAKARTA – Berita tentang sengketa dagang melawan Amerika Serikat soal pembatasan impor produk hortikultura serta harapan pasar dari pilpres 2019 menjadi sorotan media massa hari ini, Jumat (10/8/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional :

Posisi RI Terdesak. Posisi Indonesia kian sulit terkait dengan sengketa dagang melawan Amerika Serikat soal pembatasan impor produk hortikultura serta hewan dan produk hewan yang akan mulai dibahas di WTO pada Rabu (15/8) waktu setempat. RI terdesak pada dua pilihan antara terus melakukan perlawanan yang bisa saja berujung pada tindakan pembalasan (retaliasi) yang lebih berat atau menerima pengajuan sanksi dagang dari Amerika Serikat senilai US$350 juta. (Bisnis Indonesia)

Seru di Tiga Penjuru. Setelah melewati berbagai dinamika, nama calon wakil presiden akhirnya muncul juga sehari menjelang batas waktu pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden di Komisi Pemilihan Umum (KPU) berakhir pada hari ini. (Bisnis Indonesia)

Perizinan Online Belum Mulus. Meski sudah dirasakan manfaatnya oleh pebisnis dan calon investor, implementasi online single submission (OSS) selama satu bulan terakhir tampaknya belum berjalan mulus, terutama di sejumlah daerah. (Bisnis Indonesia)

RI Miliki Cadangan US$112 Miliar. Untuk menghadapi krisis yang sewaktu-waktu muncul, Indonesia memiliki Jaring Pengaman Keuangan Internasional (JPKI) setingkat regional, bilateral, dan multilateral dengan total nilai minimum US$112 miliar. (Bisnis Indonesia)

Pasar Butuh Sustainability. Pasar dan dunia usaha menghendaki kondisi ekonomi yang stabil dan program-program pembangunan yang berkelanjutan (sustainable). Siapa pun yang kelak memenangi pemilihan presiden (pilpres) 2019 tidak boleh membuat program ekonomi yang sifatnya tambal sulam dan menimbulkan ketidakpastian. (Investor Daily)

Pasar Merespon Positif Peserta Pilpres. Para calon pelaga di arena pemilihan presiden (pilpres) 2019 sudah jelas. Para analis menilai pengumuman capres dan cawapres yang akan bertarung tahun depan tersebut akan mempengaruhi pergerakan pasar finansial hari ini. Bertoni Rio, Senior Analyst Research Division Anugerah Sekuritas Indonesia, menilai pasar akan merespons positif. (Kontan)

 

Tag : perdagangan, Pilpres 2019
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top