KABAR GLOBAL 10 AGUSTUS: Kala Turki Terus Tertekan, Ping An Insurance Lirik Bisnis Prudential di Asia

Berita seputar tekanan yang dialami perekonomian Turki serta retaliasi Rusia terhadap Amerika Serikat mewarnai sejumlah media nasional pada hari ini, Jumat (10/8/2018).
Renat Sofie Andriani | 10 Agustus 2018 08:59 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Berita seputar tekanan yang dialami perekonomian Turki serta retaliasi Rusia terhadap Amerika Serikat mewarnai sejumlah media nasional pada hari ini, Jumat (10/8/2018).

Berikut rangkuman berita utama di sejumlah media nasional:

Kala Turki Terus Tertekan. Gejolak politik antara Amerika Serikat dan Turki semakin menekan nilai tukar lira dan menghilangkan selera investor melirik aset Turki. Kementerian Keuangan Turki mengumumkan akan mengurangi target tingkat pinjaman pemerintah. Hal itu dilakukan untuk mengurangi selisih anggaran dalam jangka menengah. (Bisnis Indonesia)

Ping An Insurance Lirik Bisnis Prudential di Asia. Perusahaan asuransi China, Ping An Insurance, tengah mengevaluasi untuk mengakuisisi bisnis Prudential Plc. di Asia. Sumber yang mengerti jalannya diskusi mengungkapkan, perusahaan asuransi terbesar dari China berdasarkan nilai pasarnya itu telah menyuarakan tentang kemungkinan Pemerintah China bakal mendukung kesepakatan tersebut. (Bisnis Indonesia)

Perang Dagang Tingkatkan Kekhawatiran Pasokan Iran, Minyak Mentah Melemah. Harga minyak mentah melemah ke level terendah dalam tujuh pekan terakhir pada Kamis (9/8/2018) karena kekhawatiran perang perdagangan AS-China akan melemahkan permintaan energi global serta meredakan kekhawatiran tentang nasib ekspor minyak Iran. (Bisnis.com)

China Menampar Balik Tarif Impor dari AS. Eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China terus berlanjut. Tiongkok telah mengkonfirmasi kebijakan tarif 25% untuk tambahan barang-barang impor AS dengan total nilai US$16 miliar. (Kontan)

Bank-bank Sentral Ikuti Langkah The Fed. Beberapa bank sentral terbesar di dunia bersikap hati-hati dalam upayanya mengakhiri kebijakan dana murah. Ketidakpastian prospek inflasi yang menjadi penyebabnya, tapi cenderung untuk mengikuti langkah kebijakan The Federal Reserve (The Fed). (Investor Daily)

Rusia Siapkan Retaliasi. Pemerintah Rusia akan menyiapkan langkah-langkah balasan atau retaliasi, setelah pemerintah Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi-sanksi baru terkait serangan zat saraf di Inggris. (Investor Daily)

Tag : rusia, turki, krisis turki
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top