19 Saham Naik, Jakarta Islamic Index Menguat 0,96% Pada Sesi I

JII menguat 0,96% atau 6,18 poin ke level 650,02 di jeda siang, setelah dibuka menguat 0,18% atau 1,17 poin ke level 645,01. Adapun pada perdagangan Senin (20/8), JII berakhir menguat 13,98 poin atau 2,22% di level 643,84.
Aprianto Cahyo Nugroho | 21 Agustus 2018 13:27 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), menguat pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Selasa (21/8/2018).

JII menguat 0,96% atau 6,18 poin ke level 650,02 di jeda siang, setelah dibuka menguat 0,18% atau 1,17 poin ke level 645,01. Adapun pada perdagangan Senin (20/8), JII berakhir menguat 13,98 poin atau 2,22% di level 643,84.

Sepanjang perdagangan pagi ini, JII bergerak di kisaran 644,60-651,04. Dari 30 saham syariah yang diperdagangkan, 19 saham di antaranya menguat, 8 saham melemah, dan 3 saham lainnya stagnan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang menguat 2,24% menjadi penopang utama terhadap penguatan JII pagi ini, diikuti PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) yang menguat 5,76%.

Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,71% atau 41,77 poin ke level 5.933,96 pada akhir sesi I, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,12% atau 7,11 poin di level 5.899,30

Sepanjang perdagangan di sesi I hari ini, IHSG bergerak pada level 5.899,30-5.939,56.

Berdasarkan data Bloomberg, sebanyak 248 saham menguat, 104 saham melemah, dan 247 saham stagnan dari 599 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG berada di teritori positif dengan dorongan utama dari sektor konsumer yang menguat 2,06%, disusul sektor industri dasar dengan penguatan 1,84%.

Di sisi lain, hanya sektor tambang yang menahan penguatan IHSG lebih lanjut setelah melemah 0,76% di akhir sesi I hari ini.

 

Saham-saham syariah yang menguat:

UNVR

+2,24%

KLBF

+5,76%

TLKM

+0,88%

ASII

+0,68%

Saham-saham syariah yang melemah pagi ini:

UNTR

-1,29%

PTBA

-1,64%

ITMG

-2,53%

INCO

-1,22%

 Sumber: Bloomberg

Tag : indeks syariah
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top