KABAR PASAR 24 AGUSTUS: Shortfall Pajak Mengecil, Percepatan Restitusi Diminati Eksportir

Sejumlah berita menjadi menjadi sorotan utama media massa hari ini, Jumat (24/8/2018), di antaranya turunnya shortfall pajak serta minat eksportir terhadap percepatan restitusi.
Aprianto Cahyo Nugroho | 24 Agustus 2018 08:51 WIB
Revisi Undang-Undang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) memberikan kewenangan kepada Menteri Keuangan untuk menetapkan tarif PNBP. - Bisnis/Husin Parapat

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah berita menjadi menjadi sorotan utama media massa hari ini, Jumat (24/8/2018), di antaranya turunnya shortfall pajak serta minat eksportir terhadap percepatan restitusi.

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional:

Shortfall Pajak Mengecil. Ditjen Pajak bisa bernapas lega pada tahun ini karena shortfall mengecil hingga satu digit menjadi 5,13%. Penerimaan pajak pada 2018 diperkirakan Rp1.350,9 triliun dengan selisih Rp73 triliun dari target awal Rp1.424 triliun. (Bisnis Indonesia)

Fasilitas Percepatan Restitusi, Minat Eksportir Membeludak. Sejak pertama kali diberlakukan pada April 2018, kebijakan percepatan restitusi telah menarik minat eksportir untuk berduyun-duyun mengajukan fasilitas fiskal tersebut. (Bisnis Indonesia)

Impor Barang Kiriman Diperketat. Pemerintah segera merampungkan aturan mengenai impor barang kiriman yang menggunakan batasan de minimis (pembebasan bea masuk). Dalam aturan ini pemerintah akan memperketat proses pengawasan barang kiriman yang menggunakan fasilitas de minimis threshold sebesar US$100. (Bisnis Indonesia)

Utang Subsidi Dibayar Tahun Depan. Pemerintah menyatakan akan mulai melakukan pembayaran tunggakan utang subsidi kepada PT Pertamina (Persero) sebesar Rp20 triliun mulai tahun depan. (Binsis Indonesia)

Permintaan Restitusi Pajak Melonjak. Pasca terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 39 tahun 2018 tentang Tata Cara Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pembayaran Pajak, jumlah permintaan restitusi pajak meningkat drastis. (Kontan)

Kredit Bermasalah Intai Sektor Konstruksi. Alarm kredit perbankan berdering. Walaupun kinerja belakangan ini tampak moncer, industri perbankan harus waspada terhadap kredit bermasalah, terutama di sektor konstruksi. (Kontan)

Kemkeu Kaji Penerapan Tarif PPh Impor Baru. Kementerian Keuangan (Kemkeu) menyiapkan dua opsi pengenaan pajak penghasilan (PPh) impor untuk sejumlah produk yang akan dibatasi pemasukannya.Selain opsi mengeluarkan peraturan menteri keuangan (PMK) untuk menaikkan tarif PPh impor, Kemkeu saat ini juga tengah mengkaji besaran tarif baru di luar tarif yang telah ada saat ini. (Kontan)

Tag : kabar pasar
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top