KABAR PASAR 28 AGUSTUS: Bisnis Asuransi Jiwa Menyusut, Pelaksanaan Skema AEoI: Akses Data Diperluas

Sejumlah berita menjadi menjadi sorotan utama media massa hari ini, Selasa (28/8/2018), di antaranya mengenai penyusutan bisnis asuransi jiwa serta perluasan akses data untuk skema AEoI.
Aprianto Cahyo Nugroho | 28 Agustus 2018 08:27 WIB
Karyawan melayani nasabah di kantor cabang PT Asuransi Jiwa Bumiputera, di Jakarta, Selasa (7/11/2017). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah berita menjadi menjadi sorotan utama media massa hari ini, Selasa (28/8/2018), di antaranya mengenai penyusutan bisnis asuransi jiwa serta perluasan akses data untuk skema AEoI.

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional:

Bisnis Asuransi Jiwa Menyusut. Industri asuransi jiwa di dalam negeri menghadapi tantangan beruntun seiring dengan tren penyusutan jumlah nasabah tertanggung dan merosotnya kinerja. (Bisnis Indonesia)

Pelaksanaan Skema AEoI: Akses Data Diperluas. Pemerintah cukup optimistis pelaksanaan automatic exchange of information atau AEoI akan memperbaiki peforma pemungutan pajak seiring dengan rencana perluasan akses pertukaran informasi. (Bisnis Indonesia)

BI Perkuat Akuntabilitas Laporan Keuangan. Bank Indonesia terus memperkuat laporan keuangannya agar lebih akuntabel dan dapat dipercaya serta mampu memberikan informasi keuangan yang memadai bagi investor dan para pemangku kepentingan. Penguatan ini diyakini juga akan mendukung langkah kebijakan yang ditempuh bank sentral. (Bisnis Indonesia)

Kemenkeu Akan Dalami Laporan. Kementerian Keuangan sudah mendapatkan hasil audit BPJS Kesehatan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Kemenkeu tengah meneliti lebih lanjut hasil audit tersebut guna menyesuaikan bauran kebijakan yang tengah dilakukan. (Bisnis Indonesia)

Lagi, Freeport Tuntut Kepastian Investasi. Babak baru negosiasi terkait pengambilalihan 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI) antara pemerintah dan Freeport McMoran bergulir. Tersiar kabar, Freeport McMoran meminta adanya perjanjian bilateral yang mengikat selama periode 2021 hingga 2041. (Kontan)

Janji Berhati-hati, Tarif PPh Impor Berlaku September. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemkeu) terus melakukan finalisasi rencana kebijakan pembatasan impor barang konsumsi. Pembatasan dilakukan dengan menaikkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22, baik importir maupun eksportir. (Kontan)

Pebisnis Diminta Tak Tunda Investasi. Pasca mengumpulkan konglomerat dan pengusaha generasi pertama di Indonesia, Presiden Joko Widodo kembali menggelar pertemuan dengan pengusaha lainnya. (Kontan)

Tag : kabar pasar
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top