KABAR GLOBAL 6 SEPTEMBER: Mengukur Prospek Emerging Market, Kanada Jaga Domestik

Berita seputar prospek emerging market serta sikap pemerintah Kanada terkait renegosiasi NAFTA menjadi sorotan media nasional pada hari ini, Kamis (6/9/2018).
Renat Sofie Andriani | 06 September 2018 09:09 WIB
PM Kanada Justin Trudeau saat berbincang dengan Presiden Donald Trump di Ruang Oval Gedung Putih 13 Februari 2017. - Reuters/Kevin Lamarque

Bisnis.com, JAKARTA – Berita seputar prospek emerging market serta sikap pemerintah Kanada terkait renegosiasi NAFTA menjadi sorotan media nasional pada hari ini, Kamis (6/9/2018).

Berikut rangkuman berita utama di sejumlah media nasional:

Mengukur Prospek Emerging Market. Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine mengingatkan bahwa saat ini dunia tengah menghadapi tantangan baru, mulai dari potensi normalisasi regulasi keuangan, ketidaksetaraan, proteksionisme, kebijakan yang melihat  ke dalam (inward-looking policies), dan meningkatnya ketidakseimbangan global. (Bisnis Indonesia)

Tekanan di Emerging Market. Tekanan di pasar negara berkembang mulai bergeser dari pasar mata uang ke pasar saham. Rencana kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral AS (The Fed) pada akhir bulan ini berpotensi semakin merusak daya tarik perusahaan di negara berkembang seiring potensi pelarian dana ke negara maju. (Bisnis Indonesia)

Kanada Jaga Kepentingan Domestik. Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan bahwa Pemerintah Kanada tetap tegas untuk dua isu yang masih mengganjal dalam renegosiasi Pakta Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA). (Bisnis Indonesia)

3.000 Penumpang Dievakuasi dari Bandara Kansai. Pemerintah Jepang pada Rabu (5/9) mulai mengevakuasi sekitar 3.000 penumpang yang terjebak di Bandara Internasional Kansai di Osaka. Mereka terjebak lantaran satu-satunya akses jembatan menuju bandara itu rusak ditabrak kapal tanker berbobot 2.500 ton, yang terempas gelombang tinggi akibat terjangan Topan Jebi. (Investor Daily)

Porsi Asing di Obligasi China Naik. Nilai obligasi pemerintah China yang dipegang investor asing melebihi CNY1 triliun setara dengan US$146,26 miliar pada Agustus 2018. Level ini pertama kali tersentuh China sejalan dengan apa yang dilakukan regulator Tiongkok untuk meningkatkan akses ke pasar obligasi ketiga terbesar di dunia. (Kontan)

Tag : nafta, emerging market
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top