KABAR GLOBAL 7 SEPTEMBER: Investor Perlu Lebih Jeli Lihat Peluang, Peringkat Bank Diturunkan

Berita seputar peluang investor di tengah kondisi emerging market saat ini serta penurunan peringkat utang sejumlah perbankan menjadi sorotan media nasional pada hari ini, Jumat (7/9/2018).
Renat Sofie Andriani | 07 September 2018 08:45 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Berita seputar peluang investor di tengah kondisi emerging market saat ini serta penurunan peringkat utang sejumlah perbankan menjadi sorotan media nasional pada hari ini, Jumat (7/9/2018).

Berikut rangkuman berita utama di sejumlah media nasional:

Investor Perlu Lebih Jeli Lihat Peluang. Meskipun pergerakan pasar negeri berkembang sudah seperti 'lautan merah', sejumlah analis justru menilai ini merupakan saat yang tepat bagi investor untuk mengambil kesempatan dengan membeli aset di negara berkembang yang memiliki basis fundamental yang kuat. (Bisnis Indonesia)

AS—China Belum Capai Kesepakatan. Amerika Serikat ternyata belum siap membicarakan kesepakatan dengan rivalnya, China, terkait perselisihan di dalam perang dagang. Dengan begitu, tarif impor terbaru dari Negeri Paman Sam untuk Negeri Panda pun resmi diberlakukan pada Kamis (6/9). (Bisnis Indonesia)

Peringkat Bank Diturunkan. Fitch Ratings menurunkan peringkat utang untuk lima perbankan di Italia setelah perusahaan pemeringkat utang tersebut memangkas outlook utang Negeri Pisa menjadi negatif. (Bisnis Indonesia)

Facebook Bangun Pusat Data Pertama di Asia. Facebook akan menginvestasikan dana lebih dari US$1 miliar atau Rp14,8 triliun untuk membangun pusat data di Singapura. Pusat data tersebut menjadi pusat data pertama milik Facebook di Asia yang akan beroperasi pada tahun 2022. (Kontan)

Upah Naik, FFR Hampir Pasti Naik Bulan Ini. Upah di Amerika Serikat (AS) rebound pada Agustus 2018, sehingga hampir dapat dipastikan suku bunga acuan atau federal funds rate (FFR) naik bulan ini. Namun para investor masih ragu bakal ada kenaikan lagi di sisa tahun ini, kecuali upah terus naik. (Investor Daily)

Tag : emerging market, peringkat utang
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top